Protokol Virus Corona Dilanggar, Bundesliga Terancam Dihentikan
TEMPO.CO | 16/05/2020 09:16
Pemain Bayern Munchen mengikuti latihan di Saebener Strasse, Jerman, 5 Mei 2020. Penemuan kasus baru virus Corona di lingkungan Bundesliga mengancam tertundanya lagi kompetisi tersebut. REUTERS/Andreas Gebert
Pemain Bayern Munchen mengikuti latihan di Saebener Strasse, Jerman, 5 Mei 2020. Penemuan kasus baru virus Corona di lingkungan Bundesliga mengancam tertundanya lagi kompetisi tersebut. REUTERS/Andreas Gebert

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus jerman, Markus Soder, mengancam akan kembali menghentikan kompetisi Bundesliga jika pelanggaran terhadap protokol virus corona yang ada terus terjadi. Hal itu menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh dua pelatih bahkan sebelum kompetisi kembali digulirkan.

"Jika pakar kesehatan telah membuat saran, jika liga dengan pengeluaran besar dan ide yang cerdas telah mengerjakan konsepnya, anda harus mengikuti aturan itu," kata Soder kepada media Jerman, Bild.

"Dan jika anda tak mematuhi aturan itu, anda mungkin akan mendapatkan kartu merah."

Sebelumnya pelatih FC Augsburg, Heiko Herrlich, dikabarkan melanggar aturan karantina selama tujuh hari yang diwajibkan otoritas Bundesliga. Dia keluar dari area karantina untuk membeli pasta gigi dan krim kulit di supermarket terdekat.

Akibat pelanggaran itu, Heiko mendapatkan hukuman tak dapat mendampingi timnya pada laga Sabtu ini melawan Wolfsburg.

Hukuman yang sama didapatkan oleh Pelatih Union Berlin, Urs Fischer. Dia melanggar protokol karantina virus corona karena ayah mertuanya meninggal dunia. Ficher pun dipastikan absen mendampingi timnya saat menghadapi Bayern Munchen.

ESPN


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT