Wali Kota Minta Dampak Laga Liverpool vs Atletico Diselidiki
TEMPO.CO | 24/04/2020 07:24
Pemain Atletico Madrid Marcos Llorente, mencetak gol ke gawang Liverpool dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Anfield, Liverpool, 12 Maret 2020. REUTERS/Phil Noble
Pemain Atletico Madrid Marcos Llorente, mencetak gol ke gawang Liverpool dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Anfield, Liverpool, 12 Maret 2020. REUTERS/Phil Noble

TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Liverpool, Steve Rotherham, meminta penyelidikan independen terhadap dampak laga kedua babak 16 besar Liga Champions, antara Liverpool dan Atletico Madrid pada 11 Maret, terhadap sebaran virus corona di kota tersebut.

Pasalnya, Liverpool hingga saat ini memiliki tingkat kematian akibat COVID-19 yang cukup tinggi mencapai 246 jiwa hingga Rabu. Rotherham menilai hal itu mungkin berkaitan dengan pertandingan yang turut disaksikan langsung ribuan suporter Atletico dari Spanyol.

Saat pertandingan digelar, Madrid sudah menjadi salah satu episentrum persebaran COVID-19 di Spanyol, tetapi sedikitnya 3.000 suporter Atletico hadir di Anfield sebelum kemudian Inggris menerapkan karantina wilayah 10 hari berselang.

"Jika orang-orang terpapar virus corona sebagai dampak langsung ajang olahraga yang kami yakini seharusnya tidak berlangsung, itu sebuah skandal," kata Rotherham sebagaimana dikutip BBC Sport, Kamis malam WIB.

"Itu bukan saja menempatkan mereka dalam bahaya, tetapi juga para staf NHS dan keluarga orang-orang yang mungkin terpapar," ujarnya menambahkan.

Belakangan sorotan diarahkan ke pertandingan Liverpool vs Atletico di Anfield tersebut sebagai salah satu pemicu ledakan kasus positif virus corona di Inggris.

Akan tetapi pihak pemerintah Inggris bersikeras ketika izin pertandingan dikeluarkan hal mereka sudah melakukannya berdasar pendampingan saintifik.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT