3 Berita Terkini Persib Bandung: Zalnando, Supardi, Omid Nazari
TEMPO.CO | 05/04/2020 20:19
Pemain Persib Bandung, Supardi. (liga-indoesia.id)
Pemain Persib Bandung, Supardi. (liga-indoesia.id)

TEMPO.CO, Jakarta - Berita bola pada Ahad, 5 April 2020, menampilkan sejumlah perkembangan dari Persib Bandung. Ada kabar-kabar dari sejumlah pemain klub Liga 1 tersebut.

Inilah ringkasannya:

Cara Zalnando Isi Waktu Saat-saat Isolasi

Bek Persib, Zalnando, memiliki cara untuk mengisi waktu selama berada di rumah. Ia mengaku lebih sering ditemani buku saat masa isolasi mandiri akibat merebaknya wabah virus corona.

Pemain asal Cimahi ini mengaku susah menemukan waktu yang pas untuk nyaman membaca. Namun, hikmah dari situasi sulit saat ini memaksanya untuk bisa membaca beberapa buku kesukaannya.

Pemain Persib, Zalnando (kanan) dan Mario Jardel. (persib.co.id)

"Beberapa buku tentang branding, marketing digital dan sejenisnya. Lebih ke buku-buku bisnis dan beberapa buku lainnya ada juga," kata pemain bernomor punggung 27 ini, seerti dikutip laman persib.

Zalnando mengaku memang tidak kuliah bisnis. Namun, ketertarikan pada dunia bisnis muncul secara alamiah. Apalagi Zalnando sedang merintis usaha dan dia belajar secara otodidak. "Selain berlatih, waktu luang buat baca, nonton film dan kegiatan lain yang positif selama di rumah. Sambil merintis usaha juga kecil-kecilan," kata dia.

Harapan Supardi Soal Kompetisi

Kapten Persib Bandung, Supardi Natsir, berharap pandemi virus corona yang melanda Indonesia bisa segera berakhir dan aktivitas kembali normal termasuk kompetisi Liga 1 bisa bergulir lagi, pasca diliburkan dengan batas waktu yang belum jelas.

"Doa dan harapan untuk wabah ini, semoga harapan saya, doa saya, mudah-mudahan wabah ini cepat hilang dari bumi Indonesia ini khususnya," ujar Supardi, Sabtu, 4 April 2020.

Supardi mengatakan liburnya kompetisi Liga 1 memang sempat dirasakan dirinya dan rekan-rekan lainnya sesama pesepakbola di Indonesia. Pada musim 2015, kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia harus berhenti lantaran perseteruan antara PSSI di bawah arahan La Nyalla Mattalitti dan Menteri Pemuda dan Olahraga kala itu, Imam Nahrowi. Walhasil FIFA pun membekukan sepak bola Indonesia.

Namun, kata dia, kali ini penghentian Liga 1 bukan karena ada kisruh di jajajaran petinggi lembaga sepak bola Indonesia, melainkan karena wabah mematikan yang melanda hampir seluruh dunia.

"Ini situasi yang hampir sama dengan sebelumnya. Berat bagi kita sebagai pemain tentunya ketika menghadapi situasi seperti ini. Tetapi, kita harus taat sama pemerintah kita ketika PSSI mengeluarkan keputusan untuk menghentikan sementara kompetisi ini. Karena, itu pasti pertimbangannya untuk kemaslahatan kebaikan untuk orang banyak, kebaikan semua juga karena virus ini," ujarnya.

Meski begitu, kapten Persib ini tetap berpikir positif bahwa di balik musibah pandemi virus corona ada hikmah yang bisa diambil dan tentu selalu ada sisi positif. "Saya selalu berpikir positif bahwa di balik semua cobaan seperti ini, ada hikmah. Insyaallah," katanya.

Selanjutnya: Kabar Nazari dari Swedia

Kabar Nazari dari Swedia

Gelandang Persib Bandung, Omid Nazari, menghabiskan waktu libur kompetisi Liga 1 bersama keluarganya di Swedia. Ia akan tinggal di sana hingga ada lampu hijau soal kelanjutan kompetisi yang terhenti karena virus corona.

"Aku memilih untuk kembali ke Swedia bersama keluargaku. Aku hanya mencoba untuk tetap positif, dan saya senang bisa menghabiskan waktu bersama keluarga aku dan tidak sendirian di tengah wabah ini," kata Nazari, seperti dikutip laman Persib.

Menurutnya, situasi saat ini memang menyulitkan banyak pihak. Semua orang hanya bisa mengikuti anjuran dari pihak berwenang untuk kebaikan bersama, sambil menunggu situasi kembali normal. "Ikuti saja petunjuk yang diberikan, seperti yang pertama, mencuci tangan anda dan tinggal di rumah sebanyak yang anda bisa," kata dia.

Pemain Persib Bandung Omid Nazari. (persib.co.id)

Nazari mengaku sudah rindu dengan situasi sepakbola. Pemain bernomor punggung 91 ini berharap bisa segera kembali ke lapangan hijau. "Aku benar-benar merindukan sepak bola. Tetapi sekarang bukan hanya aku, tapi semua orang tidak bisa melakukan apa-apa yang biasa dilakukan," kata dia.

Untuk sementara ini, Nazari lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Ia pun berharap situasi bisa segera membaik sambil mengikuti semua arahan dari pihak berwajib. "Kita semua dalam hal ini dalam situasi sama. Semoga cepat pulih. Kita harus ikuti saja petunjuk yang diberikan, seperti yang pertama, mencuci tangan Anda dan tinggal di rumah sebanyak yang anda bisa," kata Omid Nazari.

PERSIB | AMINUDDIN A.S.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT