Begini Skema Akhir Liga Champions dan Liga Europa Musim Ini
TEMPO.CO | 02/04/2020 06:41
Deretan trofi dipersiapkan dalam pengundian 16 besar Liga Champions di Nyon, Switzerland, 16 Desember 2019. Selain Real Madrid vs Manchester City, laga besar lainnya akan terjadi antara Chelsea vs Bayern Munchen. REUTERS/Denis Balibouse
Deretan trofi dipersiapkan dalam pengundian 16 besar Liga Champions di Nyon, Switzerland, 16 Desember 2019. Selain Real Madrid vs Manchester City, laga besar lainnya akan terjadi antara Chelsea vs Bayern Munchen. REUTERS/Denis Balibouse

TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) tak akan menghapus Liga Champions dan Liga Europa musim ini karena virus corona. Mereka berkeras dua kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut akan selesai hingga melahirkan juara.

Keputusan tersebut merupakan hasil pertemuan melalui konferensi video 55 anggota UEFA pada Senin waktu Eropa. Dalam pertemuan itu, UEFA berkeras mereka akan meneruskan Liga Champions dan Liga Europa meskipun akhir musim kemungkinan akan mundur hingga Agustus mendatang.

Dalam rapat tersebut juga diputuskan bahwa Liga Champions dan Liga Europa akan dilanjutkan setelah semua kompetisi domestik di Eropa usai. Pasalnya, dengan pemadatan jadwal di kompetisi domestik, tim-tim yang masih tersisa tak akan mungkin memiliki waktu untuk bermain di Liga Champions dan Liga Europa.

UEFA juga disebut tak mau menggelar laga Liga Champions dan Liga Europa secara tertutup atau tanpa penonton. Mereka juga menyepakati bahwa kedua kompetisi itu harus selesai pada 3 Agustus 2020.

Liga Champions dan Liga Europa sendiri sedang menjalani laga babak 16 besar sebelum akhirnya dihentikan karena pandemi Virus Corona di Eropa. Kini, UEFA berencana mengubah format dari sistem gugur menjadi turnamen mini yang hanya akan diikuti empat tim.

Meskipun demikian, belum jelas betul aturan turnamen mini tersebut. Hanya saja, babak final Liga Champions dipastikan akan tetap berlangsung di Istanbul, TUrki sementara final Liga Europa akan tetap berlangsung di Gdansk, Polandia.

EXPRESS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT