Virus Corona, Bursa Transfer Musim Panas Berpotensi Diperpanjang
TEMPO.CO | 25/03/2020 15:32
Jadon Sancho. REUTERS
Jadon Sancho. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Klub-klub Liga Inggris telah mengadakan pembicaraan tentang kemungkinan memperpanjang bursa transfer pemain hingga tahun depan karena adanya pandemi virus corona atau Covid-19. Sementara itu FIFA telah membentuk Kelompok Kerja untuk membahasnya.

Ada kemungkinan jendela transfer pemain musim panas ini tetap terbuka sampai Januari. Otoritas sepak bola sedang mendiskusikan permohonan itu setelah melihat jadwal kompetisi tertunda berbulan-bulan karena virus corona.

Akan menjadi malapetaka bagi klub-klub Liga Inggris apabila bursa transfer musim panas ini dibuka pada Juli dan Agustus.

Mirror Sport menyebut klub-klub telah membahas soal perpanjangan bursa transfer sampai tahun depan. Sementara Liga Inggris sendiri juga mencari alternatif.

Kesepakatan terkait uang besar kemungkinan akan ditunda. Pemain yang kontraknya berakhir pada 30 Juni nanti menghadapi masa depan yang tidak pasti. Apalagi tidak ada kepastian kapan kompetisi sepak bola akan digulirkan lagi.

Hanya bisa realistis jika bursa transfer dibuka pada akhir tahun sebelum dimulainya musim depan. Hal itu berarti mereka harus mengubah tanggal tenggat 31 Agustus tanpa kepastian bahwa tahun ini akan selesai. Dengan begitu, berarti sepak bola akan berakhir dengan satu jendela transfer panjang raksasa dan transfer gratis untuk semua.

Klub Liga Premier Inggris terikat pada peraturan FIFA mengenai transfer. Sementara itu, badan pengatur sepak bola dunia itu kini telah membentuk Kelompok Kerja untuk membahas soal jendela transfer pemain.

Mereka sekaligus akan melihat kontrak pemain yang habis sebelum musim berakhir. Mereka juga secara teratur berhubungan dengan Liga Premier, EFL, dan Asosiasi Sepak Bola.

Agen sepak bola yang berada di bawah payung FIFA juga mengeluh karena tidak mendapatkan informasi bagaimana jendela transfer berikutnya berjalan.

Seorang juru bicara FIFA mengatakan kepada Mirror Sport, "Pada 18 Maret Biro Dewan FIFA memutuskan untuk membentuk Kelompok Kerja Konfederasi FIFA dalam menangani Covid-19."

“Kelompok Kerja ini akan menilai perlunya amandemen atau dispensasi sementara terhadap Peraturan FIFA tentang status dan transfer pemain untuk melindungi kontrak pemain dan klub serta menyesuaikan periode registrasi pemain."

“Pekerjaan ini telah dimulai dan akan dilakukan dengan berkonsultasi dengan semua pemangku kepentingan utama, termasuk konfederasi, asosiasi anggota, klub, liga dan pemain," ujar juru bicara FIFA tersebut.

MIRROR


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT