Liga 1 Dihentikan, Begini Kegiatan 2 Pemain Asing PSS Sleman
TEMPO.CO | 22/03/2020 21:17
Bek anyar PSS Sleman Aaron Evans menemui pewarta usai berlatih di Lapangan B Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. Evans direkrut pada akhir Januari 2020 dengan durasi kontrak satu tahun. Foto: ANTARA/Michael Siahaan
Bek anyar PSS Sleman Aaron Evans menemui pewarta usai berlatih di Lapangan B Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. Evans direkrut pada akhir Januari 2020 dengan durasi kontrak satu tahun. Foto: ANTARA/Michael Siahaan

TEMPO.CO, Jakarta - Wabah virus corona melumpuhkan banyak aktivitas di berbagai negara. Bahkan tak sedikit klub sepak bola membuat kebijakan meliburkan aktivitas latihan untuk meminimalisir penyebaran virus. Namun sebagai pemain profesional, dua pemain asing PSS Sleman, Zah Rahan dan Aaron Evans, tetap berlatih mandiri.

Ditemani rekannya, Zah bahkan memilih latihan di sekitar Pantai Parangtritis, Bantul, yang kondisinya cukup sepi.

"Saya tetap latihan sendiri. Kalau pagi hari saya berlatih di pantai, dan sore baru di hotel karena saya masih tinggal di Sleman," ungkap Zah Rahan, Minggu, 22 Maret 2020.

Agenda latihan mandiri juga dilakukan Aaron Evans. Sama seperti Zah Rahan, mantan bek PSM Makassar tersebut masih tetap di Bumi Sembada.

"Secara pribadi saya terus melakukan latihan dan berusaha agar kebugaran saya tetap prima. Sambil berupaya menjaga agar tubuh saya tetap sehat, sehingga performa tidak menurun meski libur," kata Evans. Pemain berusia 26 tahun itu menjelaskan alasan tak kembali ke Australia. Kebijakan lockdown di negaranya jadi faktor dirinya memilih tetap tinggal di Sleman.

"Pemerintah di sana sudah menutup akses keluar, jadi mungkin saya bisa kembali pulang, tapi tidak yakin bisa kembali ke sini. Untuk itu saya tetap di Sleman," ujar dia.

PSS Sleman sendiri memberikan waktu libur hingga 30 Maret mendatang. Namun bisa saja lebih panjang mengingat PSSI baru saja memutuskan kompetisi Liga 1 dihentikan untuk batas waktu yang tidak ditentukan.

LIGA INDONESIA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT