Juventus Dikalahkan Lyon, Sarri Beberkan Kesalahan Ronaldo Cs
TEMPO.CO | 27/02/2020 06:46
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. REUTERS
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. REUTERS

TEMPO.CO, JakartaJuventus takluk 0-1 saat berlaga di kandang Lyon, Stadion Groupama, dalam pertemuan pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis dinihari WIB, 27 Februari 2020. Pelatih Maurizio Sarri mengecam permainan anak asuhnya.

Juventus, yang kini memimpin klasemen Serie A Liga Italia, tak berdaya saat menghadapi klub Prancis itu. Cristiano Ronaldo cs hanya bisa mengarahkan satu tembakan ke gawang, dan seperti tak memiliki jawaban untuk gol tunggal Lucas Tousart di menit ke-31.

Maurizio Sarri tampak frustrasi melihat permainan timnya. Seusai laga ia, mengatakan terkejut melihat betapa lambatnya mereka menggerakkan bola dibandingkan dengan yang di lakukan dalam latihan.

"Sulit untuk menjelaskan alasannya, tetapi di babak pertama kami menggerakkan bola terlalu lambat sehingga lawan bisa menekan, merebut kembali bola kembali dan mencetak gol," kata Sarri seperti dikutip Sky Sport Italia.

Ia menyebut para pemainnya kekurangan hasrat dan agresi ketiga menyerang. Selama 15 menit kami juga tidak memiliki pertahanan," kata dia. "Babak kedua lebih baik, tetapi itu tidak cukup untuk pertandingan Liga Champions. Saya tidak tahu mengapa saya tidak bisa membuat para pemain memahami pentingnya menggerakkan bola dengan cepat."

Baginya itu kesalahan besar. "Ini mendasar. Kami akan terus mengerjakannya dan cepat atau lambat konsep ini akan masuk ke kepala mereka," kata Sarri. "Saya terus memberi tahu mereka, dan ada banyak yang melakukannya, menggerakkan bola terlalu lambat, dan karenanya terjebak dalam posisi buruk."

Sarri melihat dalam latihan sehari sebelumnya, para pemain menggerakkan bola dua kali lebih cepat. "Ini adalah kebalikan dari apa yang seharusnya terjadi. Belakangan ini kami melakukan banyak hal yang berlawanan dengan latihan," kata dia.

Baginya masalahnya bukan pada Lyon yang terlalu kuat. "Kami hanya bergerak perlahan, tidak pernah memvariasikan tempo, dan ketika Anda melakukannya seperti itu tidak mungkin akan menciptakan apa pun."

Juventus selanjutnya akan berjuang membalikkan keadaan saat menjamu Lyon dalam leg kedua pada 14 Maret mendatang.

UEFA | FOOTBALL ITALIA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT