PSM Kalahkan Shan United, Bojan Hodak Puji Rizki Pellu dan Ahmad
TEMPO.CO | 26/02/2020 18:24
Pesepak bola PSM Makassar Asnawi Mangkualam (kedua kanan) berebut bola dengan pesepak bola Shan United Tagoe Daniel (kiri) dalam pertandingan lanjutan fase Grup H Piala AFC di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. ANTARA/Adity
Pesepak bola PSM Makassar Asnawi Mangkualam (kedua kanan) berebut bola dengan pesepak bola Shan United Tagoe Daniel (kiri) dalam pertandingan lanjutan fase Grup H Piala AFC di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. ANTARA/Aditya Pradana Putra
TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hadok, menilai pertandingan melawan Shan United berlangsung dalam intensitas tinggi. "Pertandingan keras dan berat untuk kedua tim apalagi dimainkan pada pukul 15.30," kata Bojan dalam konfrensi pers seusai laga, Rabu, 26 Februari 2020.
 
Menurut dia, kedua tim tidak bisa menampilkan permainan terbaik karena kondisi cuaca yang terik. Meski PSM bisa memenangkan pertandingan, kata Bojan Shan United juga mampu memaksimalkan peluang yang mereka miliki. "Rizky Pellu dan (Ahmad) Agung melakukan kerja yang baik hari ini, mereka bisa mendapat kredit lebih," ungkap dia.
 
PSM Makassar meraih hasil maksimal dalam laga kandang Grup H Piala AFC 2020. Pasukan Ramang mampu menekuk Shan United dengan skor 3-1 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020.
 
Tim berjuluk Juku Eja unggul cepat di menit ke-2. Giancarlo Rodrigues mampu menyarangkan bola ke gawang yang dikawal oleh Thiha Sithu. Pada menit ke-23 Shan United melakukan pergantian pemain. Pyae Sone Aung ditarik keluar digantikan oleh Htet Phyoe Wai. 
 
Pada menit ke-29, PSM nyaris menggandakan keunggulan. Tendangan dari Yakob Sayuri masih mampu ditepis kiper Shan United. Klub asal Myanmar ini sempat mendapatkan peluang menyamakan kedudukan. Namun sepakan Yakubu Abubakar dari luar kotak penalti masih melambung di mistar gawang. 
 
Pada babak kedua, PSM terus menyerang pertahanan Shan United. Sepakan Yakob Sayuri berhasil menambah keunggulan PSM pada menit ke-52. Ia berhasil memanfaatkan operan dari Bayu Gatra. Tertinggal dua gol Shan mencoba meningkat serangan dengan memasukkan Sa Aung Pyae Ko pada menit ke-57. Pemain bernomor punggung 22 menggantikan Yan Naing.
 
Pada 30 menit terakhir sisa waktu, PSM mencoba mempertahankan keunggulan. Pasukan Ramang menarik keluar Leo Guntara pada menit ke-62. Roni Rsar masuk untuk memperkuat barisan pertahanan.
 
Untuk mengejar ketertinggalan pada menit ke-72, Shan United memasukkan Tluang Hup menggantikan Ye Min Thu. Selang 2 menit, PSM juga ikut melakukan pergantian. Ferdinand Sinaga masuk menggantikan Osas Saha.
 
Pada menit ke-78, Shan United berhasil gol melalui kaki Htet Phyoe Wai. Kebobolan satu gol, PSM memasukkan Rizky Pratama. Bayu Gatra ditarik  keluar. Pada menit ke-90 PSM menambahkan keunggulan menjadi 3-1 melalui Ferdinand Sinaga

Hasil ini menjadi kebangkitan bagi PSM Makassar yang sebelumnya dikalahkan Tampines Rovers 2-1.
 
IRSYAN HASYIM

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT