Setelah Belajar di Alaves, Ismed segera Bergabung dengan Persija
TEMPO.CO | 16/02/2020 20:42
Selebrasi Pesepak bola Persija Jakarta, Ismed Sofyan seusai mencetak gol ke gawang gawang Bali United FC pada laga delapan besar Piala Indonesia 2018, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Ahad, 5 Mei 2019. Persija Jakarta mengalahkan Bali
Selebrasi Pesepak bola Persija Jakarta, Ismed Sofyan seusai mencetak gol ke gawang gawang Bali United FC pada laga delapan besar Piala Indonesia 2018, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Ahad, 5 Mei 2019. Persija Jakarta mengalahkan Bali United FC dengan skor akhir 1-0. ANTARA/Risky Andrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah dua pekan menjalani observasi bagaimana cara kepelatihan di Deportivo Alaves, Ismed Sofyan akan pulang ke tanah air pada Senin, 17 Februari 2020. Kepulangannya lebih cepat dari perkiraan awal, mengingat ia akan kembali ke Indonesia pada awal Maret mendatang.

Tapi, karena pertimbangan Liga 1 2020 yang akan bergulir akhir Februari, Ismed pulang ke tanah air lebih cepat. Hal ini dilakukan sebagai persiapan kompetisi apalagi pelatih Sergio Farias juga membutuhkan tenaganya.

“Ya saya kembali lebih cepat karena kompetisi juga bergulir akhir Februari ini. Waktu dua minggu saya rasa cukup untuk persiapan menuju Liga 1 mendatang,” ujar Ismed.

Ia mendapatkan banyak pengalaman dari Negeri Matador itu. Selain mengetahui metode kepelatihan di Deportivo Alaves, pemain bernomor 14 ini juga berkesempatan langsung menyaksikan langsung pertandingan klub yang saat ini bertengger di posisi ke-14 sementara La Liga.

“Nonton pertandingan langsung Alaves melawan Eibar. Saya pikir ini pengalaman yang luar biasa. Ini ilmu yang sangat bermanfaat buat saya pribadi bisa datang ke sini, bisa melihat atmosfer pertandingan sendiri di stadion,” ujarnya.

“Sekali lagi banyak pengalaman yang berharga kita ambil dari sini dari mereka. Dari persiapan latihan, materi latihan sampai mereka bertanding. Ini suatu hal ataupun ilmu yang sangat berharga buat bekal nantinya saat di Jakarta,” ia menambahkan.

Ismed juga menilai Persija terutama akademinya bisa menerapkan apa yang dilakukan Alaves. Salah satunya yakni mengorbitkan pemain muda ke senior.

“Alaves keunggulannya banyak menciptakan pemain muda berkualitas yang bisa naik ke senior. Ini bisa dicontohkan oleh Persija. Yang terpenting Persija memiliki konsep yang lebih jelas untuk membangun akademi,” katanya.

LIGA INDONESIA

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT