Manchester City vs Manchester United, 7 Fakta Derby Manchester
TEMPO.CO | 29/01/2020 06:13
Beberapa pemain Manchester City berselebrasi setelah berhasil menambah perolehan gol saat melawan Port Vale dalam laga lanjutan Piala FA di Stadion Etihad, Inggris, 4 Januari 2020. REUTERS/Andrew Yates
Beberapa pemain Manchester City berselebrasi setelah berhasil menambah perolehan gol saat melawan Port Vale dalam laga lanjutan Piala FA di Stadion Etihad, Inggris, 4 Januari 2020. REUTERS/Andrew Yates

TEMPO.CO, Jakarta – Manchester City akan menjamu Manchester United dalam laga kedua semifinal Carabo Cup di Etihad Stadium, Kamis dinihari, 30 Januari 2020.

Berikut enam fakta menarik terkait derby Manchester ini:

  • Pada laga pertama babak semifinal, Manchester City menang 3-1 di kandang United, Old Trafford. Saat itu, tiga gol City diciptakan oleh Bernado Silva, Riyad Mahrez, dan gol bunuh diri Andreas Pereira. Satu-satunya gol balasan dari United diciptakan oleh Marcus Rashford.

  • Sebelum bertemu di ajang ini, kedua klub bermain di Piala FA pada hari minggu kemarin. Man United menghantam Tranmere Rovres 6-0. Sementara itu, City membantai Fulham 4-0.

  • Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, merotasi enam pemain pada laga kemarin. Ia memasukkan Sergio Romero, Diogo Dalot, Victor Lindelof, Luke Shaw, Jesse Lingard, dan Mason Greenwood sebagai pemain yang turun sejak awal pertandingan. Anthony Martial dan Nemanja Matic juga menunjukkan penampilan yang mengesankan.

  • Pelatih City, Pep Guardiola, melakukan lebih banyak rotasi pemain lebih banyak yaitu dengan delapan pemain. Ia memberikan kesempatan pemain muda Phil Foden dan Eric Garcia. Yang mengejutkan, Aymeric Laporte justru tidak dimainkan. Padalah pekan lalu ia sudah kembali bermain setelah absen 5 bulan. Pemain andalan seperti Sergio Aguero, Kevin De Bruyne, dan Raheem Sterling akan kembali dimainkan saat timnya menghadapi United.

  • Manchester United mencatat dua kemenangan dari tiga laga terakhir saat mereka bermain di City. Bulan lalu, mereka menang 2-1 berkat gol Marcus Rashford dan Anthony Martial. Sebelumnya, pada April 2018, MU mencetak 3 gol di babak kedua setelah ketinggal 2 gol di babak pertama, mengakhiri pertandingan dengan skor 3-2 untuk MU.

  • Manchester City punya keuntungan sudah menang 3-1. Karena itu, Manchester United harus menang di kandang City setidaknya dengan selisih dua gol.

  • Terakhir kali Manchester United bisa bangkit dari kekalahan skor agregat ketika berhadapan dengan Paris Saint-Germain pada babak 16 besar Liga Champions Eropa musim lalu. Mereka menang agregat 3-1 setelah kekalahan 2-0 melawan klub Prancis tersebut pada pertemuan pertamanya.

THE BUSBY BABE | BILLY ADISON ADITIJANTO

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT