Iran Mau Mundur dari Liga Champions Asia, Bali United Diuntungkan
TEMPO.CO | 19/01/2020 21:18
Pemain dan official tim Bali United merayakan kegembiraan mereka, pasca mengalahkan tuan rumah Semen Padang FC dan memastikan meraih gelar juara Liga 1 2019, di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Senin, 2 Desember 2019. Bali United mengunci
Pemain dan official tim Bali United merayakan kegembiraan mereka, pasca mengalahkan tuan rumah Semen Padang FC dan memastikan meraih gelar juara Liga 1 2019, di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Senin, 2 Desember 2019. Bali United mengunci gelar juara kompetisi Liga 1 2019 di pekan ke-30 setelah mengalahkan Semen Padang FC. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Empat klub Liga Iran terancam tidak bisa mengikuti Liga Champions Asia 2020 karena dilarang menjadi tuan rumah pertandingan kandang di negaranya.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah memberi tahu kepada Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI) bahwa klub-klub Iran tidak boleh menjadi tuan rumah pertandingan Liga Champions Asia karena masalah keamanan.

Tapi, Federasi Sepak Bola Iran dan empat klub mereka yang berpartisipasi dalam Liga Champions Asia musim ini memutuskan untuk melawan keputusan AFC tersebut.

“Kami mengirim surat kepada AFC untuk memberi tahu kepada mereka bahwa kami akan mundur dari kompetisi ini, jika mereka ingin melarang negara kami menjadi tuan rumah pertandingan,” kata Pejabat Presiden FFIRI, Heydar Baharvand, seperti dikutip dari the Tehran Times.

Klub Persepolis dan Sepahan dijadwalkan akan tampil dalam babak utama fase grup Liga Champions. Sedangkan Shahr Khodro dan Esteghal akan tampil dalam babak kualifikasi kedua Liga Champions pada Selasa ini, 21 Januari 2020.

Bila dua klub Iran itu menarik dari kualifikasi Liga Champions Asia, Bali United yang akan menghadapi tuan rumah Melbourne Victory pada kualifikasi kedua Selasa ini bisa diuntungkan.   

FOX SPORTS MALAYSIA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT