Komentar Menpora Soal Tujuh Calon Ketua Umum Walk Out di KLB PSSI
TEMPO.CO | 02/11/2019 12:48
Menpora Zainudin Amali memberikan pengarahan dalam pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Sabtu 2 November 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Menpora Zainudin Amali memberikan pengarahan dalam pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Sabtu 2 November 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora Zainudin Amali mengatakan mundurnya tujuh calon ketua umum dalam Kongres Luar Biasa atau KLB PSSI merupakan bagian dari dinamika dalam organisasi. Hal itu lumrah dalam kongres untuk memilih pemimpinan.

"Ya maju dengan keikhlasan, mundur juga dengan keikhlasan," kata dia usai pembukaan Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu, 2 November 2019.

Politikus Partai Golkar ini yakin KLB tetap bisa berjalan sesuai jadwal. Apalagi Presiden FIFA Presiden FIFA Gianni Infantino sudah mengatakan dukungan melalui video terhadap pelaksanaan Kongres 2 November 2019.

"Ya haruslah, tetap (jalan)lah. Kalian dengar sendiri pidato sambutan presiden FIFA tadi, kita pegangannya itu aja," kata dia.

Tujuh dari sembilan calon ketua umum PSSI yang sebelumnya membentuk aliansi menyatakan menarik diri dari Kongres Luar Biasa atau KLB PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu, 2 November 2019. Mereka walk out karena mengklaim diminta keluar oleh Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha yang jadi pimpinan sidang.

"Kami sebenarnya tidak keluar tapi diusir oleh Sekjen," kata Perwakilan Kubu Sembilan, Vijaya Fitriyasa.

Menurut dia, insiden itu bermula dari interupsi salah satu bagian dari Kubu Sembilan yakni Fary Djemi Francis. Vijaya mengatakan mereka mempertanyakan tata cara pemilihan yang sebelumnya tidak disosialisasikan. Ia juga meminta penjelasan mengenai pembatalan debat calon yang rencana digelar pada 31 Oktober 2019.

"Tapi Bu Sekjen mengatakan kalau ada calon yang tidak sepakat bisa keluar," kata dia.

Kubu sembilan terdiri dari Fary Djemy Francis, Vijaya Fitriyasa, Yesayas Oktavianus, Rahim Soekasah, Arif Putra Wicaksono, Aven Hinelo, Benny Erwin, Bernhard Limbong dan Sarman El Hakim. Saat ini, Kubu Sembilan yang masih berada dalam ruang KLB yakni Arif Putra dan Rahim Soekasah.

Sejam menjelang Pembukaan KLB PSSI, Benhard Limbong lebih dulu mengatakan mundur sebagai dalam proses pemilihan sebagai calon ketua umum. "Saya tidak ikut karena tidak bisa full time di PSSI," kata dia.

IRSYAN HASYIM


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT