Liga 1: Jadwal Persebaya Vs PSM Sabtu Ini Akhirnya Ditunda
TEMPO.CO | 02/11/2019 11:43
Uston Nawawi (kedua dari kanan) saat memimpin latihan Persebaya Surabaya. (persebaya.id)
Uston Nawawi (kedua dari kanan) saat memimpin latihan Persebaya Surabaya. (persebaya.id)

TEMPO.CO, JakartaPersebaya Surabaya mengalihkan fokusnya ke pertandingan vs PS Tira Persikabo setelah laga vs PSM Makassar pada pekan ke-26 Liga 1 ditunda.

"Laga melawan PSM Makassar belum ada titik terang hingga mengalami penundaan," ujar Sekretaris Tim Persebaya, Ram Surahman, ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu.

Sesuai jadwal, Persebaya akan menghadapi tamunya PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada hari ini.

Namun, terjadinya kerusuhan suporter di stadion usai Persebaya kalah atas PS Sleman pada Selasa (29 Oktober) membuat laga harus dialihkan ke lokasi lain dan sudah mendapat tempat di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kemudian, pada Kamis (31Oktober ), manajemen Persebaya menerima surat PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang tidak memberikan lampu hijau meski pertandingan digelar di Stadion Batakan, Balikpapan.

Cak Ram, sapaan akrabnya, mengaku sangat kecewa, sebab sewa stadion sudah dilunasi dan izin dari kepolisian juga telah keluar, namun PT LIB mengembalikan status pertandingan ke PSSI.

"Sebetulnya kami sudah siap melaksanakan pertandingan di Balikpapan, sesuai dengan regulasi hasil emergency manager meeting. Entah pertimbangan apa, LIB tiba tiba mengembalikan status pertandingan ini ke PSSI," ucapnya.

Dengan tertundanya laga Persebaya maka Ruben Sanadi dan kawan-kawan urung berangkat ke Balikpapan dan pelatih Aji Santoso memilih agenda latihan setiap hari di Surabaya.

Menurut Aji, ditundanya laga melawan PSM menjadi keuntungan karena memberikan waktu sedikit lama untuk persiapan sebelum menghadapi laga berikutnya.

Eks-Pelatih Persela itu menegaskan langsung fokus pada persiapan timnya menuju tanggal 9 November 2019 menghadapi tuan rumah PS Tira Persikabo.

Selama tiga hari terakhir, Aji telah memimpin latihan di lapangan Mapolda Jatim di Surabaya dan diakuinya pemain telah mengeluarkan aura positif.

Bahkan hari ini, mantan kapten Persebaya yang mengantar "Bajol Ijo" juara Liga Indonesia musim 1996/1997 tersebut meminta pemain berlatih pagi.

"Pemain harus melupakan hasil pertandingan yang sudah-sudah. Sekarang mulai terlihat aura positif dari para pemain, mulai situasi, suasana dan agresifitas menjalankan instruksi dengan sangat antusias," kata Aji Santoso.

 

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT