PSM Makassar Keberatan Laga Vs Persebaya Digelar di Balikpapan
TEMPO.CO | 01/11/2019 05:49
Pemain Barito Putera Lucas Rodrigues dihalau pergerakannya oleh sejumlah pemain PSM Makassar saat laga lanjutan Liga 1 di Stadion Andi Matalatta, Makassar, Rabu, 14 Agutus 2019. PSM Makassar berhasil mengalahkan tamunya PS Barito Putera dengan skor 2-1. T
Pemain Barito Putera Lucas Rodrigues dihalau pergerakannya oleh sejumlah pemain PSM Makassar saat laga lanjutan Liga 1 di Stadion Andi Matalatta, Makassar, Rabu, 14 Agutus 2019. PSM Makassar berhasil mengalahkan tamunya PS Barito Putera dengan skor 2-1. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, JakartaPSM Makassar keberatan laga melawan Persebaya Surabaya, yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 2 November 2019, digelar di Stadion Batakan, Balikpapan. Keberatan mereka dituangkan dalam surat yang dikirim ke operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru.

PSM Makassar mengacu pada hasil emergency meeting antar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan klub Liga 1 di Bali beberapa waktu lalu. “Iya kita keberatan dan kita sudah bersurat ke Liga,” kata Media Officer PSM Sulaiman Karim, Kamis malam, 31 Oktober 2019.

Dia menyatakan bahwa surat yang ditujukan ke PSM Makassar membuat persiapan tim tidak maksimal. Padahal hasil pertemuan beberapa waktu lalu sudah jelas bahwa mengenai jadwal pertandingan kepastiannya sebelum H-7 dan disepakati H-4.

Menurut Sulaiman, keberatan PSM juga terkait poin yang mengatakan setiap tim harus mendaftarkan satu tempat stadion di lokasi lain, jika izin pertandingan tidak dikeluarkan. Jika tak memperoleh izin maka bisa menempuh dua cara yakni pertandingan digelar tanpa penonton dan pindah ke stadion yang sudah didaftar. “Kami fokus di poin kedua hasil meeting,” kata dia.

Sebelumnya PSM Makassar menerima surat pemberitahuan dari PT Liga Indonesia Baru terkait pertandingan antar Persebaya versus PSM Makassar. Dalam surat itu dinyatakan tak ada perubahan tanggal pertandingan, yakni dilaksanakan pada 2 November. Pemindahan lokasi ari Surabaya ke Stadion Batakan, Balikpapan, dilakukan karena Persebaya tidak mendapatkan izin dari kepolisian setempat hingga H-3.

DIDIT HARIYADI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT