Ukraina Vs Portugal: Begini Kata Pelatih Portugal Usai Kalah
TEMPO.CO | 15/10/2019 08:26
Penyerang Portugal, Cristiano Ronaldo (kedua kanan), berbicara para wasit Anthony Taylor saat rekannya dilanggar pemain Ukraina dalam pertandingan Grup B Kualifikasi Piala Eropa 2020 di NSC Olympiyskiy, Kiev, Ukraina, 15 Oktober 2019.  REUTERS/Valentyn Og
Penyerang Portugal, Cristiano Ronaldo (kedua kanan), berbicara para wasit Anthony Taylor saat rekannya dilanggar pemain Ukraina dalam pertandingan Grup B Kualifikasi Piala Eropa 2020 di NSC Olympiyskiy, Kiev, Ukraina, 15 Oktober 2019. REUTERS/Valentyn Ogirenko

TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Portugal harus bersabar untuk bermain ke putaran final Euro 2020. Juara bertahan Piala Eropa 2016 ini masih harus bersaing dengan Serbia untuk merebut satu tiket terakhir sebagai runner up di Kualifikasi Euro 2020 Grup B.

Sementara Ukraina sudah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Eropa setelah berhasil mengalahkan Portugal 2-1. Perolehan poin Ukraina, yakni 19 angka, sudah tidak mungkin terkejar oleh Serbia yang berada di peringkat ketiga dengan 10 poin. Sedangkan Portugal berada di peringkat kedua mengoleksi 11 poin dan masih bisa disalip oleh Serbia.

Pelatih Portugal, Fernando Santos, mengatakan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mencoba bermain lebih sabar saat pertandingan memasuki babak kedua. Namun berbagai peluang yang hadir belum berujung pada gol. "Kami bermain lebih banyak dengan hati daripada kepala, terutama setelah tertinggal 1-2," kata Santos.

Santos menilai para pemain sedikit mengalami tekanan saat tak kunjung mencetak gol. Upaya serangan balik yang dibangun pun gagal membuahkan hasil. "Ketika mereka menguasai bola itu menyebabkan masalah bagi kami," sebutnya.

Gelandang Portugal, Danilo, optimistis di laga berikutnya bisa meraih kemenangan. Menurut dia, ada kalanya situasi tidak menguntungkan dan setiap peluang yang tercipta tak menghasilkan gol. "Mau tidak mau, kami harus menang untuk bermain di Euro 2020," kata dia.

Dua laga tersisa Portugal akan menghadapi Lithuania dan Luxembourg. Di atas kertas Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan diunggulkan untuk meraih poin maksimal.

UEFA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT