Beto Ingin Mcmenemy Tetap Latih Timnas Indonesia, Ini Alasannya
TEMPO.CO | 26/09/2019 06:50
Pemain Timnas Indonesia Alberto Goncalves Da Costa bersiap mengikuti latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 3 September 2019. Latihan tersebut sebagai persiapan melawan Timnas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 Septemb
Pemain Timnas Indonesia Alberto Goncalves Da Costa bersiap mengikuti latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 3 September 2019. Latihan tersebut sebagai persiapan melawan Timnas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 September dalam ajang kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Alberto ‘Beto’ Goncalves ingin Simon Mcmenemy bertahan sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pemain naturaliasi ini menilai Beto masih layak dipertahankan meski timnas terus kalah pada dua laga perdana Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Menurut Beto, Simon sudah melakukan hal yang benar di tim nasional Indonesia. “Cara kerja dia sangat bagus. Dia memiliki kemampuan taktik yang baik dan bisa mengantisipasi lawan,” ujar Beto, Rabu.

Penyerang kelahiran Brasil itu mencontohkan saat melawan Malaysia di laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Saat itu, Beto menilai Indonesia bermain sangat baik terutama di babak pertama. Simon memprediksi dengan tepat apa yang akan Malaysia lakukan. Masalahnya, di paruh kedua kondisi fisik pemain menurun dan akhirnya kalah 2-3.

“Kritik itu biasa karena hasil pertandingan kami memang kurang positif. Namun Simon sudah bekerja dengan baik,” kata penyerang berusia 38 tahun itu.

Beto menegaskan, tidak pantas hasil buruk timnas dibebankan kepada Simon McMenemy seorang. Sebab, tidak ada yang instan dalam sepak bola. Beto menilai bahwa prestasi bisa dicapai jika kualitas seluruh perangkat sepak bola, mulai dari pemain sampai wasit ditingkatkan.

“Semua harus berubah. Timnas Thailand itu bisa maju karena sudah disiapkan sejak bertahun-tahun lalu dengan pemain yang sama,” tutur Beto.

Timnas Indonesia takluk dari Malaysia (2-3) dan Thailand (0-3) pada dua laga pertamanya Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang semuanya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Setelah laga itu, banyak suara-suara yang menginginkan Simon McMenemy dipecat. Bahkan teriakan ‘Simon out’ terdengar di SUGBK usai ditaklukkan Thailand, Selasa, 10 Sepember 2019.

Berikutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2022, pada 10 Oktober, Timnas Indonesia akan bertandang ke Uni Emirat Arab (UAE) untuk menghadapi tuan rumah.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT