Indra Minta Pengertian Klub soal Pemain yang Masuk Timnas U-23
TEMPO.CO | 08/09/2019 20:26
Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, memimpin latihan persiapan SEA Games 2019 di Yogyakarta, Selasa, 3 September 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono
Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, memimpin latihan persiapan SEA Games 2019 di Yogyakarta, Selasa, 3 September 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

TEMPO. CO,Yogyakarta - Pelatih Timnas U-23 Indra Sjafri mengisyaratkan makin dekatnya pelaksanaan SEA Games 2019 akan dibarengi intensitas latihan yang lebih padat.

Pasca pemusatan latihan atau TC timnas tahap pertama September ini ditutup dengan lagapada trofeo Hamengku Buwono X di Stadion Mandala Krida Ahad 8 September 2019. Indra menyatakan akan menggeber TC tahap kedua lebih intens per Oktober 2019 nanti.

"Untuk TC Oktober nanti saya berharap pengertian dari klub sehingga pemain pemain yang sudah kami panggil bisa dilepas dengan ikhlas untuk mengikuti latihan intens selama dua bulan (menjelang SEA Games)," ujar Indra usai bersama Timnas 23 menjalani laga trofeo di Yogya Ahad 8 September 2019.

Indra menuturkan alasannya meminta klub klub ikhlas melepas pemain yang masuk skuad timnas agar pihaknya dapat memahami benar siapa 20 pemain yang dianggap paling siap dibawa saat SEA Games. "Untuk pemain pemain baru (yang ikut TC), kami belum memahaminya secara utuh," ujarnya.

Perhelatan Oktober sendiri bakal diwarnai Timnas U-23 dengan mengikuti turnamen di Cina, pada tanggal 7-12 Oktober.

Keputusan apakah akan memasukkan pemain senior dalam skuad U-23 yang dibawa, menurut Indra, bakal diambil saat TC tahap Oktober itu. Sebab saat ini timnas senior juga masih menyiapkan berbagai laga seperti kualifikasi Piala Dunia 2022. "Apakah mau pakai pemain senior atau tidak, kami juga lihat dulu permainan anak anak di mini turnamen di Cina pada Oktober 2019," ujarnya.

Meski belum memahami utuh kemampuan pemain baru, Indra mengaku terhenyak dengan penampilan pemain anyar timnas pada laga Trofeo di Mandala Krida itu, terutama penampilan seperti Sidik Saimima dan Irkham Mila dari PSS Sleman juga Septian Satri Bagaskara dari Persik Kediri.

"Ada beberapa surprise dari beberapa pemain baru itu. Pemain yang sering diberi kesempatan bermain di klubnya seperti yang dari PSS Sleman dan Persik Kediri, terbukti jika itu hasil kerja keras klub yang punya sumbangsih besar pada timnas," ujar Indra.

Dalam laga trofeo yang mempertemukan Timnas U-23 dengan PSIM Yogya dan Bali United itu, tiga pemain timnas U-23 menyumbang lima gol yang membuat mereka kampiun laga persahabatan untuk HUT PSIM ke 90 itu Pemain itu yakni Sani Rizky satu gol,
Bagas Adi (1 gol), dan M. Rafli (3 gol).

PRIBADI WICAKSONO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT