Jajal Iran, Fakhri Husaini Minta Timnas U-19 Antisipasi Bola Mati
TEMPO.CO | 06/09/2019 22:00
Pelatih Timnas U-18 Fakhri Husaini (kedua kanan) bermain bola bersama pemainnya saat latihan di Lapangan Becamex Binh Duong, Vietnam, Kamis 15 Agustus 2019. Indonesia lolos ke semifinal AFF U-18 2018 di Vietnam sebagai juara grub A dengan poin 13 dari emp
Pelatih Timnas U-18 Fakhri Husaini (kedua kanan) bermain bola bersama pemainnya saat latihan di Lapangan Becamex Binh Duong, Vietnam, Kamis 15 Agustus 2019. Indonesia lolos ke semifinal AFF U-18 2018 di Vietnam sebagai juara grub A dengan poin 13 dari empat kemenangan dan sekali seri. ANTARA FOTO/Yusran Uccang

TEMPO.CO, Bekasi - Timnas U-19 Indonesia akan menjajal kekuatan Iran U-19 dalam laga persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu, 7 September 2019. Laga ini menjadi persiapan tim asuhan Fakhri Husaini menuju babak kualifikasi Piala Asia 2020 pada November mendatang.

"Kami sedang melakukan evaluasi setelah tampil di Piala AFF di Vietnam," kata Fakhri dalam jumpa pers di Bekasi, Jumat, 6 September 2019. Menurut dia, selama tampil di Piala AFF, anak asuhnya cukup produktif dalam mencetak gol.

Sayangnya, Bagus Kahfi dan kawan-kawan hanya bisa meraih juara tiga di turnamen tersebut, setelah di babak semifinal kalah dari Malaysia 3-4. Kekalahan itu, kata dia, tak lepas dari bola mati yang diterapkan lawan. "Ini menjadi pekerjaan rumah kami, mudah-mudahan setelah pertandingan besok, tidak ada lagi kemasukan dari set piece," kata Fakhri.

Pelatih berusia 54 tahun itu berharap Iran memberikan perlawanan yang maksimal, seperti ketika bermain di Piala Asia U-16 di Malaysia pada 2018. Di laga itu, Timnas U-16 Indonesia yang dipegang Fakhri menang dengan skor 2-0. "Kami percaya tim mereka hadir bukan yang dulu. Kami yakin (tim) yang mereka bawa tidak 100 persen seperti yang waktu kami kalahkan," kata Fakhri.

Di babak kualifikasi Piala Asia U-19, Timnas Indonesia tergabung di dalam grup K bersama Korea Utara, Hongkong dan Timor Leste. Adapun pertandingan mulai digelar pada 2-10 November 2019. Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, tapi belum ditetapkan lokasi yang akan dipakai.

ADI WARSONO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT