Jeda Liga 1, Kiper Persib Bandung Digenjot Latihan Ini
TEMPO.CO | 06/09/2019 22:24
Kiper Persib Bandung I Made Wirawan menangkap bola di pertandingan Persija vs Persib di Stadion GBK, Jakarta, 10 Agustus 2014. Pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor 0-0. TEMPO/Dian Triyuli Handoko
Kiper Persib Bandung I Made Wirawan menangkap bola di pertandingan Persija vs Persib di Stadion GBK, Jakarta, 10 Agustus 2014. Pertandingan tersebut berakhir imbang dengan skor 0-0. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Bandung - Pelatih kiper Persib Bandung Gatot Prasetyo mengatakan masih terus meningkatkan kebugaran fisik ketiga penjaga gawang Persib, I Made Wirawan, Aqil Savik dan Dhika Bayangkara di jeda kompetisi Liga 1 2019.

Gatot mengatakan kondisi fisik kiper Persib yang harus lebih bugar saat menjalani pertandingan panjang pada putaran kedua kompetisi Liga 1 nanti. Jadwal paling dekat, Persib akan menghadapi PS Tira-Persikabo pada Sabtu, 14 September 2019.

"Ya ini sudah berjalan beberapa hari, dan masih cukup waktu untuk menyiapkan tiga penjaga gawang supaya level kebugaran mereka bisa berimbang," ucap Gatot usai melatih anak asuhnya di lapangan Arcamanik, Bandung, Jumat, 6 September 2019.

Ia mengatakan Persib sempat mengalami kekhawatiran karena krisis penjaga gawang. Sebab, saat itu hanya ada dua penjaga gawang setelah Muhammad Natshir yang mengalami cedera parah pada pertengahan putaran pertama. Persib kedodoran lantaran hanya memiliki dua penjaga gawang saja.

Namun, kini posisi Natshir diganti oleh Dhika yang resmi direkrut Persib pada dua pekan lalu. Kehadiran Dhika diharapkan bisa menambah kekuatan di sektor bawah mistar gawang Persib.

"Jadi ketika kompetisi panjang kami enggak risau dengan kondisi di penjaga gawang karena kami tahu sendiri posisi di penjaga gawang riskan sekali dengan cedera dan segala macamnya," ujarnya.

Persib menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling banyak di putaran pertama Liga 1. Gawang Persib dibobol sebanyak 25 kali oleh lawan-lawannya. Rekor buruk ini menjadi semacam terguran keras bagi sektor lini belakang Persib yang mudah kebobolan.

"Tentunya jadi bahan evaluasi kami dari jumlah gol, bagaimana prosesnya dan gol yang bersarang di gawang Persib cukup jadi warning untuk kami. Dari sini tentunya kami secara menyeluruh melakukan evaluasi dari awal atau dari sebelum terjadinya gol itu segala macam kami antisipasi dari sana," kata dia.

Maung Bandung kini hanya mampu menempati peringkat 10 klasemen sementara, dengan torehan 19 poin dari 17 laga yang dilaluinya. Selisih poin yang didapat Persib dengan pemuncak klasemen sementara Liga 1, Bali United yakni mencapai 21 poin.

AMINUDDIN A.S.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT