Bentrokan Suporter di Honduras: 3 Meninggal dan 3 Pemain Cedera
TEMPO.CO | 18/08/2019 18:50
Emilio Izaguirre (kiri) dan Mathieu Debuchy berlari untuk mendapatkan bola pada pertandingan piala dunia di Brazil, 16 Juni 2014. REUTERS/Murad Sezer
Emilio Izaguirre (kiri) dan Mathieu Debuchy berlari untuk mendapatkan bola pada pertandingan piala dunia di Brazil, 16 Juni 2014. REUTERS/Murad Sezer

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga orang meninggal dalam bentrokan suporter sepak bola di Honduras, Minggu 18 Agustus 2019. Sedangkan mantan pemain Celtic, Emilio Izaguirre, termasuk di antara 10 orang yang cedera dalam kerusuhan tersebut.

Tindakan anarki itu terjadi di dalam dan di luar stadion sebelum pertandingan derby antara Olimpia dan Montagua di Tegucigalpa. Izaguirre, 33, adalah salah satu dari tiga pemain yang mengalami cedera karena dilempar batu ketika sedang menaiki bus tim Montagua di luar stadion.

Dalam media sosial, Instagram, selain mengunggah foto dirinya yang terluka dan mendapat perawatan, Izaguirre juga menulis adalah menyakitkan untuk memikirkan mereka yang meninggal dalam bentrokan antarsuporter itu.

Pertandingan tersebut dibatalkan dan polisi menggunakan gas air mata untuk menghentikan aksi kerusuhan suporter. “Tiga orang meninggal dam tujuh orang tertembak dan ditikam. Salah satu dari mereka adalah anak lelaki. Tiga dari orang-orang dewasa yang cedera dalam kondisi kritis,” kata juru bicara rumah sakit setempat, Laura Schoenherr kepada kantor berita Reuters.

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT