Liga 1: Arema FC Bakal Manfaatkan Keterpurukan Persib Bandung
TEMPO.CO | 28/07/2019 13:33
Persib Bandung. (instagram/@persib_official)
Persib Bandung. (instagram/@persib_official)

TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, tak menampik kemenangan 3-2 atas Bhayangkara FC membuat anak asuhnya semakin bergairah menatap pertandingan selanjutnya. Ia mengakui kemenangan tersebut bakal menjadi modal berharga saat menjamu Persib Bandung pada lanjutan Shopee Liga 1 2019, Selasa mendatyang, 30 Juli, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Sebaliknya, Pangeran Biru justru dirundung awan kelabu usai ditumbangkan Bali United 2-0 di kandangnya sendiri, Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat lalu.

Dalam komentarnya, Milo mengatakan bakal memanfaatkan situasi ini untuk meraih poin penuh di kandang.

“Saya rasa kami lebih baik sekarang, kami lebih percaya diri. Sebaliknya lawan kami kehilangan kepercayaan diri karena kekalahan kemarin,” ujar pelatih 53 tahun tersebut ketika ditemui di sela-sela kesibukannya.

Kendati demikian, Milo menegaskan tak mau menganggap enteng. Baginya meskipun sedang terluka, Persib tetaplah Maung yang berbahaya. Apalagi mereka memiliki serangan-serangan balik yang mematikan. Belum lagi ada Ezechiel NDouassel yang dianggap sebagai salah satu penyerang target man paling berbahaya di Shopee Liga 1.

“Saya pikir mereka bakal bermain counter attack dan kami sudah mempersiapkannya. Kami sedang memikirkan masalah itu dengan serius. Untuk saat ini dengan dukungan yang banyak dan juga kepercayaan diri yang tinggi, saya optimis kita akan menampilkan permainan yang bagus,” ucapnya.

“Kami menaruh perhatian pada counter attack dan juga set piece, karena ada Ezechiel di sana sebagai target man. Dan, saya rasa kami bisa melakukan hal tersebut,” pelatih asal Bosnia ini menambahkan.

Milo mendapat kabar Ezechiel kemungkinan tidak akan tampil membela Persib Bandung pada Selasa nanti. Tanpa sungkan, ia pun mengakui bahwa kabar tersebut menjadi berita baik jika benar-benar terealisasi.

LIGA INDONESIA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT