Nasib 10 Pemain Muda yang Mahal Sebelum Aaron Wan-Bissaka
TEMPO.CO | 29/06/2019 12:20
Aaron Wan-Bissaka. (Reuters/Peter Cziborra)
Aaron Wan-Bissaka. (Reuters/Peter Cziborra)

TEMPO.CO, JakartaAaron Wan-Bissaka menjadi pemain belakang ketujuh paling mahal dalam sejarah setelah Manchaster United mengeluarkan 50 juta pound sterling (setara Rp 896 milyar) untuk pemain berusia 21 tahun tersebut. Mantan pemain Cyrstal Palace itu telah menyelesaikan tes kesehatan dan dikontrak selama 6 tahun, dengan gaji 90 ribu pound sterling per minggu.

Keputusan MU untuk merekrut pemain muda dengan harga semahal itu bisa dibilang merupakan perjudian. Dalam sejarah banyak pendahulu Wan-Bissaka yang gagal menunjukkan potensi maksimalnya setelah dibeli saat harga muda dengan harga mahal. Tapi, ada juga pemain yang kemudian mampu memenuhi potensinya dan menjadi pemain penting.

Berikut merupakan daftar pemain Inggris yang direktur di usia muda dan kemudian merugikan dan menguntungkan tim barunya:

1. Luke Shaw

Pemain Manchester United, Luke Shaw. REUTERS

Dibeli seharga 30 juta pound sterling (setara Rp 537 milyar) saat usia 18 tahun. Pindah dari Southampton ke Manchaster United tidak akan pernah mudah. Pemain bek kiri itu segera menjadi sorotan publik. Ia keluar masuk tim utama bahkan sempat disebut sebagai pemain yang tidak kompeten oleh Jose Mourinho. Tentu ini merupakan perjalanan yang berat untuk jagoan yang telah bermain untuk Inggris di 8 permainan internasional.

Jika dia masih bisa bertahan, maka dirinya akan menjadi penentu masa depan Manchaster United dan kemungkinan jadi andalan Timnas Inggris untuk tahun-tahun mendatang.

Nilai: Biasa saja

2. Andy Carroll

Dibeli seharga 35 juta pound sterling (setara Rp 627 milyar) saat berusia 22 tahun. Ia bergabung dengan Liverpool dari Newscastle pada Januari 2011 untuk menggantikan Fernando Torres. Dalam 44 pertandingan Premier League, Carroll hanya mencetak 6 buah gol. Ia akhirnya dilepas ke West Ham pada 2013 dan Liverpol mengalami kerugian besar.

Pemain yang telah bermain 9 pertandingan internasional bersama Inggris ini tidak pernah bisa mengeluarkan potensinya dengan maksimal karena beberapa cedera yang dialami. Ia kini telah terbuang dari The Hammers.

Nilai: Rugi.

3. John Stones

Seharga 47.500.000 pound sterling (setara Rp 851 milyar) dalam usia 22 tahun. Didatangkan dibeli dari Everton, Stones merupakan salah satu pemain terburuk yang pernah dibeli oleh Manchaster City. Dikontrak sejak 2016, Stones dianggap tak sesuai sesuai dengan gaya bermain Pep Guardiola. Ia cenderung melakukan kesalahan aneh dan selalu membuat para penonton jantungan.

Nilai: Biasa saja

4. Raheem Sterling

Pemain Manchester City Raheem Sterling. REUTERS/Hannah McKay

Dibeli seharga 49 juta juta pound sterling (setara Rp 878 milyar) dalam usia 20 tahun. Kali ini Manchaster City tak rugi membeli pemain ini dengan harga fantastis. Sterling meninggakan Liverpool dan berlabuh di Etihad secara kontroversial. Tetapi berkat penampilannya yang fantastis sebagai pemain sayap, ia pun kembali disenangi. Masa depan pemain Inggris itu akan sangat cerah atas arahan Pep dan akan menjadi salah satu pemain depan yang ditakuti lawan untuk beberapa tahun mendatang.

Nilai: Untung

5. Rio Ferdinand

Dibeli seharga 30 juta pound sterling (setara Rp 537 milyar) dalam usia 23 tahun. Merupakan pemain termahal pertama lokal yang dibeli oleh Manchaster Uniteddari Leeds pada tahun 2002. Ferdinand yang telah bermain dalam 81 pertandingan internasional ini juga bermain sebanyak 300 pertandingan Premier League selama 12 tahun di Old Trafford. Tak diragukan lagi, ia menjelma menjadi legenda klub tersebut.

Nilai: Untung

6. Wayne Rooney

Dibeli seharga 27 juta pound sterling (setara Rp 483 milyar) dalam usia 18 tahun. Pada 2004, Manchaster United berani mengeluarkan biaya besar untuk remaja Everton. Harga mahal itu tak sia-sia. Roo telah mencetak 183 gol dalam 393 pertandingan Premier League, memenangkan lima gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions. Ia menjadi top skor Manchaster United dengan 253 gol.
Nilai: Untung

7. Jordon Ibe

Dibeli seharga 15 juta sterling (setara Rp 268 milyar) dalam usia 20 tahun. Ibe memiliki banyak pengalaman bermain yang fantastis bersama Liverpool. Ia terlihat bersemangat dan sangat bertalenta di lapangan. Namun ketiga tawaran 15 juta datang dari Bourenmouth, Liverpool tak kuasa menolaknya. Kini, Ibe gagal menunjukkan potensinya di klub barunya itu.

Nilai: Rugi.

8. Calum Chambers

Dibeli seharga 16 juta pound sterling (setara Rp 286 milyar) dalam usia 19 tahun. Lagi-lagi pemain muda yang memiliki talenta, tetapi penampilannya tidak sesuai harapan. Setelah bermain selama 5 tahun di Arsenal, Chambers hanya bermain sebanyak 48 kali dan sempat dipinjamkan 2 kali ke Middlesbrough dan Fulham. Ketika lini belakang Arsenal kedodoran, Chamers tetap sulit jadi pilihan utama.

Nilai: Rugi

9. James Maddison

Pemain Leicester City, James Maddison dan Harry Maguire. REUTERS

Dibeli Leicester dari Norwich seharga 22,5 juta pound sterling (setara milyar) dalam usia 22 tahun. Ia kemudian menjelma jadi bek yang disegani. Ia dipanggil Timnas Inggris dan kini klub-klub besar mengejarnya, termasuk Manchester United, dan harganya bisa mencapai 50 juta pound.
Nilai: Untung

10. Jordan Pickford

Dibeli Everton dari Sunderland 25 juta pound sterling (setara Rp 403 milyar) dalam usia 23 tahun. Meskipun penampilannya pada musim 2018-2019 tidak begitu konsisten, namun Pickford tetapi menjadi pemain nomor satu di Timnas Inggris. Ia tampil bagus di Piala Dunia 2018. Kini banyak klub besar yang meliriknya.

Nilai: Untung.

THE SUN | CAECILIA EERSTA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT