Manchester United Gagal ke Liga Champions, Gaji Lukaku Dipotong
TEMPO.CO | 03/06/2019 19:38
Pemain Manchester United, Romelu Lukaku, merayakan gol. (twitter/@optajoe)
Pemain Manchester United, Romelu Lukaku, merayakan gol. (twitter/@optajoe)

TEMPO.CO, Jakarta - Striker Manchester United, Romelu Lukaku, harus rela menerima pemotongan gaji setelah gagal membawa klub itu lolos ke Liga Champions 2019/20.

Menurut Daily Star, pemain internasional Belgia itu akan menerima pemotongan gaji sebesar 2 juta pound sterling atau setara Rp 35 miliar.

Pemotongan gaji tersebut mungkin tidak begitu berat dirasakan oleh sang pemain, mengingat saat ini dia mengantongi gaji sebesar 10,5 juta pound sterling atau Rp 188 miliar per tahun.

Gaji sebesar yang diperolehnya itu terdiri dari 6 juta pounds (Rp 107 miliar) gaji pokok; 2,4 juta pounds (Rp 43 miliar) bonus loyalti; dan 1,75 juta pounds (Rp 31 miliar) upah hak citra.

Pemotongan gaji Lukaku dilakukan Setan Merah karena merasa kecewa dengan tampilan sang pemain sepanjang musim 2018/19 yang tidak terlalu impresif. MU pun gagal meraih posisi 4 besar Liga Primer Inggris yang menjadi syarat mutlak kualifikasi Liga Champions.

Lukaku diharapkan bisa memperbaiki diri. Namun jika tidak bersedia dengan gaji tersebut, ia bisa saja pindah. Apalagi, saat ini banyak klub yang mengincarnya, termasuk Inter Milan yang kini ditukangi Antonio Conte.

Namun masalah harga bisa menjadi kendala proses transfernya ke klub lain. Pasalnya, pihak manajemen Setan Merah hanya mau melepas pemain 28 tahun itu dengan harga tak kurang dari 75 juta pounds atau kurang lebih Rp 1,3 triliun.

Inter Milan sendiri berhadap Manchester United mau menurunkan harga mantan pemain Everton dan Chelsea itu, baik dari segi upah maupun mahar.

Musim lalu, Lukaku hanya mengantongi 12 gol dan 1 assist dari 32 penampilannya di semua kompetisi sepak bola untuk Manchester United.

INDOSPORT


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT