Liga 1: Ditekuk PSS Sleman, Arema FC Soroti Wasit dan Kericuhan
TEMPO.CO | 16/05/2019 04:28
Pemain Arema FC Johan Ahmad (kanan) berebut bola dengan pemain PS Sleman Arsyad Yusgiantoro pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (15/5/2019). Dalam laga perdana Liga 1 itu, PSS Sleman menang dengan skor 3-1. AN
Pemain Arema FC Johan Ahmad (kanan) berebut bola dengan pemain PS Sleman Arsyad Yusgiantoro pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (15/5/2019). Dalam laga perdana Liga 1 itu, PSS Sleman menang dengan skor 3-1. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

TEMPO.CO, Yogyakarta - Arema FC gagal membawa pulang poin penuh dalam laga perdana Liga 1 melawan tuan rumah PSS di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu petang, 15 Mei 2019. Mereka kalah dengan skor 1-3.

Pelatih Arema Milomir Seslija mengungkap kekalahan itu sebagian memang dari internal timnya. Seperti salah koordinasi, emosional juga semangat yang menurun pasca kebobolan hingga performa memburuk sepanjang laga.

Baca juga: Laga PSS Sleman Vs Arema Ricuh, Ibu- Balita Jadi Korban

Namun di balik kekalahan itu, Milo juga menilai ada peran wasit yang membuat pertandingan itu jadi menguntungkan tim lawan dan merugikan timnya.

"Ada sejumlah pelanggaran yang dilakukan pemain PSS namun tak terlihat wasit dan itu merugikan Arema," ujar Milo usai laga.

Namun, Milo tak mengungkap apa kiranya pelanggaran yang tak terlihat wasit itu. Hanya saja, ujar Milo, akibat pelanggaran yang tak terlihat wasit itu, Arena kehilangan setidaknya dua peluang mencetak gol.

Baca juga: Hasi Liga 1: PSS Sleman Vs Arema 3-1, Ini Kata Milomir Seslija

Sepanjang laga itu, ujar Milo, dari enam peluang gol yang diperoleh Arema, hanya satu yang berhasil diwujudkan menjadi gol. "Peluang gol lain terbuang sia sia," ujarnya.

Meski banyak pemain protes atas sejumlah pelanggaran itu, namun Milo sadar tak bisa apa apa. "Karena wasit yang mengambil keputusan jalannya pertandingan, ya kami hanya bisa pasrah," ujarnya.

Pemain Arema, Ricky Kayame mengakui sepanjang pertandingan itu ia dan rekan-rekannya memang terganggu konsentrasinya akibat ricuh yang terjadi antar suporter.

Baca juga: Liga 1: PSS Sleman Gilas Arema 3-1, Seto Nurdiantoro: Awal Bagus

"Ini pertandingan susah karena menjadi laga pertama, apalagi tadi ditambah kejadian (ricuh antar suporter) yang membuat pertandingan berhenti, bagi kami sangat mengganggu konsentrasi," ujarnya.

Laga pembuka Liga 1 ini memang sempat dinodai kerusuhan yang melibatkan suporter tuan rumah dan suporter tamu. Laga sempat terhenti di penghujung babak pertama kemudian dilanjutkan kembali.

PRIBADI WICAKSONO

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT