Milo: Arema FC Jawab Kritikan dengan Gelar Juara Piala Presiden
TEMPO.CO | 13/04/2019 09:44
Pemain Arema FC mengangkat Piala merayakan gelar juara Piala Presiden 2019 di Stadioan Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat, 12 April 2019. ANTARA/Budi Candra Setya
Pemain Arema FC mengangkat Piala merayakan gelar juara Piala Presiden 2019 di Stadioan Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat, 12 April 2019. ANTARA/Budi Candra Setya

TEMPO.CO, Jakarta - Arema FC berhasil merebut gelar Piala Presiden 2019 usai menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor agregat 4-2, Jumat, 12 April 2019. Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, menganggap gelar ini sebagai jawaban dari kritik yang diberikan Aremania, loyalis Arema.

Pada fase grup, Hamka Hamzah dan kawan-kawan mendapat tekanan hebat setelah secara mengejutkan takluk 0-1 dari Persela Lamongan.

Baca: Piala PresidenHamka Hamzah Pemain Terbaik, Dzhalilov Top Skor

Singo Edan juga harus menanti hingga laga terakhir untuk lolos ke babak delapan besar sebagai salah satu runner up terbaik.'

Tetapi setelahnya, laju Arema tidak terbendung. Sejak memasuki babak gugur hingga final kedua, mereka membukukan 14 gol dan hanya kebobolan dua kali.

"Saya perlu mengucapkan terima kasih kepada semua pemain karena mereka tampil sangat heroik dan maksimal terutama ketika setelah kalah dari Persela. Ada kritik dan kemudian tim mampu mengambil kritik itu secara positif. Membangun tim lagi dan bermain fantastis hingga babak final," kata Milo, sapaan akrab Milomir.

Pria asal Bosnia tersebut tak segan menilai timnya sebagai yang terbaik di Indonesia untuk saat ini. Hal tersebut merujuk pada pencapaian luar biasa yang mereka torehkan hingga menyabet gelar juara.

Baca: Persebaya Gagal Juara Piala Presiden 2019, Ini Evaluasi Djanur

"Ada tekanan tinggi untuk tim Arema setelah imbang kemarin (2-2 di leg pertama) dan Arema dianggap akan menjdi juara. Ini tidak mudah bagi tim, tetapi hari ini (Jumat--red) Arema adalah tim terbaik di Indonesia. Mereka bermain sepak bola yang terbaik di Indonesia," jelasnya.

Milo tak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung Arema di saat terpuruk. Termasuk kepada Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Arema FC.

"Saya senang menjadi pelatih di tim ini, terima kasih kepada pemain, ofisial, kitman, dan juga Aremania. Serta terima kasih kepada Hamka Hamzah, pemimpin yang baik di tim meski kondisi sebenarnya dia hari ini sakit. Terima kasih juga untuk mantan CEO Arema, Iwan Budianto. Nikmati dulu gelar juara ini. Masih ada waktu istirahat sebelum kompetisi mulai," kata Milo.

PSSI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT