Meskipun Mundur, Mesut Ozil Dukung Timnas Jerman
TEMPO.CO | 25/10/2018 14:56
Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu dengan pemain sepak bola Arsenal, Mesut Ozil di London, Inggris 13 Mei 2018. Gambar diambil 13 Mei 2018. ]Kayhan Ozer / Istana Kepresidenan via REUTERS]
Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu dengan pemain sepak bola Arsenal, Mesut Ozil di London, Inggris 13 Mei 2018. Gambar diambil 13 Mei 2018. ]Kayhan Ozer / Istana Kepresidenan via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang tengah Arsenal, Mesut Ozil, menyatakan masih mendukung tim nasional Jerman meskipun telah mengundurkan dari kegiatan internasional tak lama usai Piala Dunia di Rusia. Dia mundur terkait dengan kritik berbau rasis.

Pemain berusia 30 tahun ini mendapatkan kritik tajam dari dalam negeri dan Asosiasi Sepak Bola Jerman, DFB, ketika dia bersama gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan, foto bersama dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Baca: Mesut Ozil: Saya Mundur Karena Rasisme dan Tidak Dihargai

Presiden Turki Tayyip Erdogan (kedua dari kanan) berfoto bersama dengan Ilkay Gundogan (kiri), Mesut Ozil (kedua kiri), dan pemain Everton Cenk Tosun di London, Inggris, Minggu, 13 Mei 2018. Gundogan dan ozil adalah pemain Timnas Jerman berdarah Turki, sedangkan Tosun striker Timnas Turki. Reuters

"Kedua pemain itu memiliki darah Turki," tulis situs Football365.

Pengunduran diri Ozil itu disampaikan tak lama setelah Jerman tersingkir dari ajang Piala Dunia di Rusia. Dia mengatakan kepada media bahwa sikapnya itu dilatarbelakangi adanya "rasisme dan ketidakhormatan" yang diterima setelah berfoto dengan Presiden Erdogan.

Pada Juli 2018, dia menulis di akun Twitter, "Perlakuan yang saya terima dari DFB dan para penggemar membuat saya tidak ingin mengenakan kaos tim nasional Jerman."

Dia melanjutkan, "Saya merasa tidak dibutuhkan dan berpikir bahwa apa yang pernah saya capai sejak debut internasional pada 2009 dilupakan begitu saja."

Ozil yang mengadakan sesi tanya jawab di Twitter menjelang pertandingan Liga Eropa, Arsenal melawan Sporting Lisbon, mengatakan, dia sama sekali tidak menaruh dendam terhadap negara yang pernah diperkuat 92 kali pertandingan.Walaupun Jerman mayoritas diisi pemain muda, nama gelandang Arsenal, Mesut Ozil, tetap menjadi pilihan pelatih Joachim Loew untuk menambah daya gedor Jerman dalam Piala Dunia 2018 di Rusia. REUTERS/Lisi Niesner

"Saya selalu mendukung DFB sejak saya masih bocah. Dan, saya masih memiliki banyak teman yang sedang memperkuat timnas Jerman. Tentu saja saya mendukung timnas."

Baca: Foto dengan Erdogan Dikritik, Mesut Ozil Mundur dari Skuad Jerman

Bekas pemain Real Madrid ini juga menyampaikan kemungkinan dirinya pindah ke Turki di akhir karir sepak bolanya seraya menyatakan bangga terhadap mantan bos Arsenal, Arsene Wenger, yang memberikan kesempatan bergabung.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT