8 Fakta Didi Kempot, dari Nama Kempot sampai Pamer Bojo
MEDANHEADLINES.COM | 06/05/2020 15:40
8 Fakta Didi Kempot, dari Nama Kempot sampai Pamer Bojo
Didi Kempot yang merupakan anak dari pelawak terkenal, mendiang Ranto Edi Gude atau Mbah Ranto. Didi Kempot mengawali dunia musiknya sebagai musisi jalanan sejak 1984. Tempo/Nurdiansah

MEDANHEADLINES.COM – Dionisius Prasetyo atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Didi Kempot merupakan penyanyi campur sari asal Solo, Jawa Tengah. Didi Kempot yang meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020) memiliki beberapa julukan patah hati, mulai dari Bapak Loro Ati Nasional, Bapak Patah Hati Indonesia, Lord Didi, dan yang terbaru disebut-sebut sebagai Godfather of Brokenheart.

Di balik ketenarannya saat ini, pelantun lagu “Stasiun Balapan” yang dirilis pada 1999 itu dulunya adalah seorang pengamen. Perjalanan kariernya sebagai musisi sejak 1984 tidaklah mudah.

Jatuh bangun menjadi seorang musisi selama 36 tahun telah ia rasakan. Hingga akhirnya, pria 53 tahun itu kini telah memetik hasilnya. Berikut fakta perjalanan karir Didi Kempot.

1. Tak Lulus SMA

Didi Kempot tidak lulus SMA bukan tanpa alasan. Didi Kempot memilih untuk berhenti dari sekolah demi mencapai cita-citanya sebagai seorang seniman seperti ayahnya, Ranto Edi Gudel (almarhum), yang lebih dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Beruntung, keputusan Didi Kempot didukung sang ayah. Almarhum ayahnya sempat mengatakan kepadanya bahwa untuk menjadi seorang seniman tidak harus sekolah tinggi melainkan tekun menggeluti bakat kemampuan yang mumpuni.

2. Sempat Jadi Pengamen

Didi Kempot, mengawali karier bermusiknya sebagai pengamen pada tahun 1984. Ia mencari uang dari bus ke bus untuk mendapatkan rezeki.

Bertahun-tahun menjadi pengamen, Didi Kempot menciptakan beberapa lagu. Sampai akhirnya, ia mencoba peruntungannya ke Jakarta untuk mencari produser agar bisa masuk dapur rekaman. Akhirnya, album pertamanya rilis pada tahun 1999 berjudul “Stasiun Balapan”, yang membuat namanya dikenal di pasaran.

3. Nama Kempot

Nama panggung Didi Kempot merupakan akronim dari kelompok musik pertamanya. ‘Kempot’ merupakan singkatan dari Kelompok Penyanyi Trotoar. Saat itu, ia masih menjadi pengamen jalanan di Solo dan Yogyakarta pada tahun 1984 – 1989.

Lagu Stasiun Balapan yang dirilis tahun 1999 itu tak hanya mengharumkan namanya, ia juga didapuk menjadi duta kereta api. Hingga stasiun di kota Solo menjadi terkenal karenanya.

4. Adik Kandung Mamiek Srimulat

Didi Kempot hidup dari keluarga seniman. Ayahnya, Ranto Edi Gudel (almarhum) yang lebih dikenal dengan nama mbah Ranto, adalah pelawak kenamaan di Solo.

Sementara kakaknya, Mamiek Prakoso tergabung dalam Srimulat. Mamiek meninggal dunia pada 3 Agustus 2014 di usianya yang ke-53 akibat penyakit liver.

5. Di Luar Negeri Dikenal Sebagai Bon Jovi from Java

Tidak hanya terkenal di negeri sendiri, Didi Kempot nyatanya juga dikenal di negeri orang. Mulai dari Surinemae, hingga Belanda. Di Suriname, Didi Kempot bahkan mendapatkan julukan ‘Bon Jovi from Java’.

6. Dapat Julukan God Father of Broken Heart dari Sadbois dan Sadgirls

Baru-baru ini, Didi Kempot mempunyai julukan baru. Tidak hanya dijuluki sebagai ‘Bon Jovi from Java’, Didi Kempot juga dijuluki sebagai ‘God Father of Broken Heart’ oleh anak-anak muda negeri ini.

Sebagai balasannya, anak-anak muda yang mengaku sebagai fans dari Didi Kempot menamai mereka sebagai ‘Sobat Ambyar’ yang terdiri dari ‘Sadbois’, hingga ‘Sadgirl’.

7. Pamer Bojo Hits di Semua Kalangan Usia

Didi Kempot telah menciptakan ratusan lagu selama 36 tahun berkarya. Lagu-lagu karya Didi Kempot kebanyakan berkisah tentang kesedihan, cinta, dan patah hati.

Pada 2019, lagu Didi yang berjudul “Pamer Bojo” yang juga menceritakan patah hati yang rilis sejak 2016 kembali melejit di dunia musik Tanah Air. Lagu tersebut tak hanya populer di kalangan dewasa, tetapi kaum muda saat ini juga menjadi penggemar lagu-lagu dari pria kelahiran 31 Desember 1966 tersebut.

8. Rangkul Kaum Difabel Untuk Bernyanyi

Didi Kempot baru-baru ini merangkul Arda, bocah Difabel yang suaranya sukses membuat Didi Kempot terkagum-kagum.

Didi Kempot pun mengajak Arda untuk berduet dan mengajaknya rekaman. Lagu Tatu yang dinyanyikan oleh Arda ini dirilis pada tahun 2020, dan sempat trending di Youtube hingga mencapai lebih dari 2,9 juta kali tayangan.

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT