Maudy Koesnaedi Peduli Kesetaraan Gender, Banyak Terima Curhat Perempuan Alami KDRT
TABLOIDBINTANG.COM | 27/02/2020 20:07
Maudy Koesnaedi Peduli Kesetaraan Gender, Banyak Terima Curhat Perempuan Alami KDRT

TABLOIDBINTANG.COM - Maudy Keoesnaedi menyambut gembira dengan banyaknya wanita yang memiliki karier gemilang di berbagai bidang. Dengan demikian, kata bintang sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu, kaum Hawa tak lagi dianggap lemah. 

"Banyak sekali di dunia entertainment perempuan jadi leader dan berkarier dengan sangat baik, mendapat penghargaan internasional maupun nasional. Produser perempuan itu lebih atraktif lebih memperhatikan kepada tim produksi untuk berkarier dengan maksimal," kata Maudy Koesnaedi, di sela jumpa pers  HeForShe Run 2020, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (26/2).

Lewat sebauh program TV yang dipandunya, Maudy Koesnaedi cukup banyak mendengar cerita miris dari para wanita. Di antaranya mereka yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Saya menerima curahan hati ibu-ibu yang mengalami KDRT maupun mengalami kekerasan dalam profesional bekerja, seperti dipandang rendah atau masih seperti budaya pemahaman yang dulu," tuturnya. 

 

Kiri - Kanan : Ira Noviarti, Director Beauty and Personal Care PT Unilever Indonesia Tbk, Jamshed M. Kazi,  UN Women Representative and Liaison to Asean, Chelsea Islan, Shinta W. Kamdani, Presiden IBCWE, Maudy Koesnaedi, Pratomo Soedarsono. (Ist)
Kiri - Kanan : Ira Noviarti, Director Beauty and Personal Care PT Unilever Indonesia Tbk, Jamshed M. Kazi,  UN Women Representative and Liaison to Asean, Chelsea Islan, Shinta W. Kamdani, Presiden IBCWE, Maudy Koesnaedi, Pratomo Soedarsono. (Ist)

 

Dikatakan Maudy Koesnaedi lebih lanjut, wanita seharusnya tidak dibeda-bedakan atau dianggap sebagai warga kelas dua. Sebab, menurut dia, wanita juga memiliki potensi yang tak kalah besar dari para pria dalam bekerja. 

"Secara agama Islam, posisi perempuan itu juga sangat dihargai. Dalam Islam dijelaskan bagaimana seharusnya perempuan berada dan bagaimana seharusnya laki laki pada posisinya, baik dalam rumah tangga maupun dunia lainnya," jelas Maudy Koesnaedi. 

Sementara itu, HeForShe Run 2020 merupakan ajang yang digagas IBCWE (Indonesia business coalition for women empowerment) bersama UE Women untuk menyerukan partisipasi publik dalam kesetaraan gender.

HeForShe sendiri diprakarsai oleh UN women di mana laki laki dan anak laki-laki dapat terlibat sebagai agen perubahan untuk pencapaian kesetaraan gender yang mana tujuannya meningkatkan partisipasi publik dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender, khususnya ditempat kerja. Acara yang digelar untuk kali kedua ini bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional.

"Penyelenggaraan HeForShe Run 2020 tidak lepas dari peran sektor privat sebagai salah satu penggerak perekonomian negara dalam potensi memberikan peluang bekerja kepada perempuan maupun laki-laki. Sebagai bentuk kegiatan olahraga, lari juga menyediakan kesempatan setara kepada perempuan dan laki-laki untuk menjalankan aktivitas ini bahkan melakukan perubahan stereotip dan norma sosial. Kesetaraan gender akan tercapai apabila perempuan dan laki-laki saling bekerja sama, saling terlibat, memiliki keinginan dan aksi bersama untuk mewujudkan kesetaraan gender,” ujar Presiden IBCWE, Shinta Widjaja Kamdani. (ari)


BERITA TERKAIT