Saran Lukman Sardi untuk Komisi Penyiaran Indonesia, KPI Jangan Langsung Tegur
TABLOIDBINTANG.COM | 24/09/2019 20:07
Saran Lukman Sardi untuk Komisi Penyiaran Indonesia, KPI Jangan Langsung Tegur

TABLOIDBINTANG.COM - Lukman Sardi menanggapi sikap Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI yang menyemprit beberapa program televisi hingga menuai kontroversi. Salah satunya tayangan Spongebob Squarepants.


Menurut Lukman Sardi, alangkah baiknya KPI mengundang pihak stasiun televisi saat menemukan masalah atas program yang ditayangkan.


"Kalau Lembaga Sensor Film (LSF) kalau sesuatu ada yang kurang baik dia ngundang," ujar Lukman Sardi saat Kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (23/9).


 

 


 



Lukman Sardi mengomentari kebijakan KPI. (Seno/tabloidbintang.com)

Lukman Sardi mengomentari kebijakan KPI. (Seno/tabloidbintang.com)


 


Dengan begitu, lanjut Lukman, akan terjadi diskusi antara KPI dengan pihak televisi. Sehingga dapat menemukan titik terang mengenai tayangan yang baik untuk masyarakat.


"Dia undang pembuat filmnya ini bisa nggak gini, gini. Akhirnya terjadi diskusi alangkah lebih baik KPI nya pun seperti itu, kita punya problem nih disini  cara menghandlenya seperti apa," jelasnya.


Lukman menambahkan, KPI atau lembaga seperti LSF harus memiliki aturan yang sangat jelas mengenai setiap tayangan yang disiarkan. Sehingga masyarakat juga memiliki tanggung jawab dalam memilih tontonan mereka.


 



Lukman Sardi mengomentari kebijakan KPI. (Seno/tabloidbintang.com)

Lukman Sardi mengomentari kebijakan KPI. (Seno/tabloidbintang.com)


 


"Aturan di KPI ada seperti ini disebut. Sekarang kalau mau di era modern, digital dilarang aja semua. Ya kan? Aturannya harus jelas banget kalau ini bukan tayangan tv semua sudah disetujui LSF, LSF sudah merespon ini kalau ini umurnya 13 tahun," ungkapnya.


"Tanggung jawab masing-masing jelas-jelas sudah ada 13 tahun. Kalau dia bawa 4 tahun, 5 tahun berarti salah kan? Ada orang tua, ada dari pihak bioskop bagaimana menyikapi itu kan harus dilihatnya sebesar itu. Jangan menurut KPI itu nggak bisa. Langsung tegur," kata Lukman Sardi.


(tov/ari)




Penulis Altov Johar

Editor Ari Kurniawan


BERITA TERKAIT