Mengenal Dias Kinanthi, Adik Andien Diplomat Multirateral di Jenewa Swiss
TABLOIDBINTANG.COM | 04/09/2019 08:07
Mengenal Dias Kinanthi, Adik Andien Diplomat Multirateral di Jenewa Swiss

TABLOIDBINTANG.COM - Adik penyanyi Andien Aisyah, Dias Kinanthi, menjadi diplomat bidang multilateral di Jenewa, Swiss. Dias Kinanthi bertugas menangani beberapa badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) seperti di WHO, ILO dan UNESCO.

Namun sebelum sukses seperti sekarang, adik Andien sempat mengalami momen sulit di masa-masa kuliah. Dias yang awalnya masuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sempat ganti jurusan karena menganggap jurusan yang dipilihnya tidak sesuai dengan passion dia.

Sampai semester 4 kuliah di jurusan Kedokteran UI, Dias membulatkan tekad untuk pindah jurusan ke Sastra Jerman di kampus yang sama. Dias ternyata lebih menyukai pelajaran tentang filsafat, sejarah, dan sosial.

 

 

Dias Kinanthi (Rahman/tabloidbintang.com)
Dias Kinanthi (Rahman/tabloidbintang.com)

 

Dulu sempat salah jurusan, Dias Kinanthi menyarankan agar para pelajar dan mahasiswa yakin dengan pilihan yang menjadi passion-nya. Dengan memilih jurusan yang sesuai passion, akan memberikan dampak besar bagi karier seseorang di masa mendatang.

"Yang paling utama adalah kita sendiri yakin pada pilihan dan passion kita. Kalau itu sudah tercapai, barulah kita bisa meyakinkan orang tua dan orang lain," kata Dias Kinanthi saat menjadi pembicara "Tahu Apa Maumu".

Stephanie Wijanarko selaku Program Director Vooya mengatakan, apa yang dialami Dias, adik Andien, juga banyak dialami pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Salah satu penyebabnya, orang tua yang terlalu memaksakan kehendak kepada anak.

Melalui gerakan #TauApaMaumu, diharapkan para pelajar dan mahasiswa lebih mengetahui tentang passion mereka untuk menunjang bakat, minat, serta kesuksesan mereka di masa depan.

"Vooya percaya dengan terbentuknya generasi yang #TauApaMaumu, dapat membangun masyarakat yang tangguh, passionate, produktif, dan akhirnya membuahkan kontribusi yang maksimal untuk masyarakat dan lingkungan sosial," tutur Stephanie

(man)


BERITA TERKAIT