Begini Sosok Syahrini di Mata Reino Barack
TABLOIDBINTANG.COM | 11/03/2019 11:38
Begini Sosok Syahrini di Mata Reino Barack
Reino Barack izinkan Syahrini untuk tetap berkarier. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Reino Barack mantap memiang Syahrini. Tokyo Camii, Jepang, menjadi saksi bisu saat Reino mengucap janji suci pernikahan di hadapan penghulu.

Reino Barack tak bisa memaparkan satu per satu bagaimana sosok Syahrini di matanya. Bagi Reino, apa yang dilihatnya cukup membuat keyakinannya kuat menjadikan Syahrini sebagai pendamping hidup.

"Baik hati orangnya. Orang yang punya hati, dari lubuk hati paling dalam. Pernah saya temui beberapa kali orang tapi jarang yang punya hati seperti dia, dan orang-oramg seperti itu lah yang saya sebut sahabat," ungkap Reino Barack di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Minggu (10/3).

 

 

Reino Barrack mantap memilih Syahrini sebagai pendamping hidupnya. (Seno/tabloidbintang.com)
Reino Barrack mantap memilih Syahrini sebagai pendamping hidupnya. (Seno/tabloidbintang.com)

 

"Jadi saya memilih istri saya Syahrini sebagai partner hidup bukan sekadar karena cinta, cinta itu bukan hanya sebuah perasaan tapi komitmen. Di saat hujan, badai, saya kaya, miskin, semuanya harus dilalui bersama," lanjutnya.

Reino mengaku tidak pernah mendapatkan perasaan seyakin ini, hingga memutuskan untuk menikah. Bahkan Syahrini menjadi perempuan pertama yang dikenalkan Reino pada keluarga.

"Sampai saya bisa bilang oke, gue mau sama dia sampai dia mati. Memang istri saya ini orang pertama yang saya cetuskan ke kedua orang tua bahwa ini adalah orangnya. Mereka pun pas dengar ‘hah, lo yang benar aja? kemarin kita ngobrol katanya enggak mau nikah?’ Tapi ya gimana, sudah kehendak Tuhan seperti ini," paparnya.

 

Reino Barrack mantap memilih Syahrini sebagai pendamping hidupnya. (Seno/tabloidbintang.com)
Reino Barrack mantap memilih Syahrini sebagai pendamping hidupnya. (Seno/tabloidbintang.com)

Di hadapan awak media, Reino membeberkan sikapnya yang mungkin dianggap kurang menyenangkan bagi orang lain. Dia mengakui memiliki jiwa yang keras dan sangat menjunjung tinggi kedisiplinan. Bahkan untuk urusan makan sekalipun

"Terlalu panctual. Kalau pagi bangun harus teng jam segini, siang teng makan jam segini. Kadang kan saya sibuk, jadi ya itu bukan kekurangan tapi kebaikan lah ya. Tapi saya akan kasih tahu keburukan saya, saya jiwanya samurai terlalu disiplin terlalu keras. Tanya aja pelatih boxing saya," pungkas Reino Barack.

(tov/ari)


BERITA TERKAIT