Inul Daratista Curhat Bisnis Karaokenya Tahun Ini Agak Melambat
TABLOIDBINTANG.COM | 28/10/2018 15:30
Inul Daratista Curhat Bisnis Karaokenya Tahun Ini Agak Melambat
Inul Daratista Curhat Bisnis Karaokenya Tahun Ini Agak Melambat (Seno / tabloidbintang.com)

Inul Daratista (39) tak hanya dikenal sebagai penyanyi dangdut papan atas tapi juga sebagai pebisnis ulung. Ia memiliki sejumlah bisnis, mulai dari karaoke, lini kosmetik, minuman kesehatan, hingga kuliner.

Meski dari luar terlihat mulus, nyatanya Inul juga melewati masa jatuh bangun dalam mengelola bisnis. 

Selama ini bisnis karaoke-nya Inul Vizta terbilang yang paling sukses di antara lini usaha lainnya, dengan lebih dari 90 cabang tersebar di seluruh Indonesia. Meski demikian, menurut Inul,  perkembangan bisnis karaokenya tahun ini agak  melambat karena pengaruh  berbagai faktor. 

“Seharusnya jumlah cabang Inul Vizta sudah mencapai 130 gerai. Tetapi karena perkembangan bisnis karaoke tak sebaik tahun-tahun sebelumnya, jadi jumlahnya enggak sesuai target. Beberapa KTV (karaoke TV) kita juga tidak seramai dulu.  Belum lagi ada beberapa yang kontraknya dengan pihak mal habis. Untuk yang habis kontrak, paling kami pindahkan ke tempat lain yang kira-kira lebih strategis dan bisa menarik pengunjung. Ada sekitar 10 sampai 15 cabang Inul Vizta yang kami alihkan ke tempat lain,” sebut Inul dalam acara peluncuran fitur pemesanan karaoke dari BookMyShow, di Jakarta pekan lalu.

Inul Daratista Curhat Bisnis Karaokenya Tahun Ini Agak Melambat (Seno / tabloidbintang.com)

Memang dalam mengembangkan dan mempertahankan bisnisnya, Inul  mempunyai tim sendiri yang menyokong. Tetapi tak berarti ia menyerahkan semua detail urusan ke tangan timnya. Inul seringkali masih ikut mencari solusi, terkadang mencari dan menyumbang ide demi kelanggengan usahanya.

“Inovasi dan terobosan baru itu biar bagaimanapun sangat diperlukan. Saya bahkan sampai enggak tidur lantaran memikirkan ide-ide baru apalagi yang bisa diterapkan? Atau mencari strategi bisnis baru. Setiap hari, sebisa mungkin harus ada gagasan baru yang muncul.” terang ibu satu anak ini.

Kalau tidak demikian, apapun bisnisnya akan mudah tergerus persaingan dan akhirnya terempas. 

(ages / gur)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT