Nadiem Makarim Tinggalkan Ponsel dan Matikan TV Saat Makan Bersama Keluarga
TEMPO.CO | 18/10/2020 19:06
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bersama istrinya, Franka Franklin dan dua anaknya. Foto: IG Nadiem Makarim.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim bersama istrinya, Franka Franklin dan dua anaknya. Foto: IG Nadiem Makarim.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mempraktikkan bagaimana mendidik anak yang tepat. Bersama istrinya, Nadiem membiasakan makan bersama di meja makan dan melarang penggunaan ponsel saat seperti ini.  

"Makan bersama adalah ritual penting di keluarga saya. Aturannya tidak boleh ada HP maupun TV menyala saat makan," tulisnya saat mengunggah foto saat dia sedang mengurus si sulung dan istrinya, menangani si kecil. 

Menurut bekas bos Gojek ini, makan bersama adalah saat yang tepat untuk mengkonsolidasikan keluarga. Ayah, ibu, dan anak memiliki hak menyampaikan pendapatnya dan saling bertukar pikiran dalam suasana yang akrab dan hangat. 

Dibalik kesuksesan Nadiem Makarim sebagai penderi Gojek, tidak luput dari dukungan dan doa dari sosok istri cantiknya, Franka Franklin. Franka Franklin yang merupakan lulusan dari universitas di tiga negara ini juga tengah menjadi sorotan saat suaminya Nadiem terpilih sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Foto/instagram/ferryfahrizal

"Makan bersama adalah saatnya berdiskusi, bertanya jawab, dan menunjukan anak-anak kita bahwa kita adalah satu tim yang kompak," tulis suami Franka Franklin ini. 

Unggahan Nadiem mendapatkan pujian dari para sahabat dan pengikutnya. Mereka sepakat dengan konsep waktu keluarga yang tercipta saat makan bersama ini.

"Peraturan sederhana yang membawa dampak luar biasa," tulis akun @william_sandjoyo. "Gak cuma mentor pendidikan tapi mentor parenting. Menteri yg sangat cerdas dan hangat," kata @danardwsatrio. 

Baru-baru ini, Nadiem juga menggagas konsep pendidikan Merdeka Belajar. Siswa belajar dengan tanpa rasa takut dan tertekan. Konsep ini diawali dengan kemampuan guru untuk mengkreasikan cara belajar yang memancing keingintahuan dan diskusi dengan anak didiknya. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT