Dian Sastro: Adegan Ciuman Saat Pandemi Ditiadakan Dulu
TEMPO.CO | 27/06/2020 12:21
Wabah virus Corona membuat banyak seleb harus tetap di rumah. Namun, hal itu tak membuat mereka terlepas dari pekerjaan. Sederet artis pun akhirnya melakukan sesi pemotretan secara virtual dari rumah masing-masing. Gaya Dian Sastro saat menjalani pemotret
Wabah virus Corona membuat banyak seleb harus tetap di rumah. Namun, hal itu tak membuat mereka terlepas dari pekerjaan. Sederet artis pun akhirnya melakukan sesi pemotretan secara virtual dari rumah masing-masing. Gaya Dian Sastro saat menjalani pemotretan virtual bersama fotografer Ana Octarina. instagram.com/therealdisastr

TEMPO.CO, Jakarta - Aktris, sutradara, dan produser film, Dian Sastro mengatakan adegan ciuman yang biasanya menjadi pemikat sebuah film, ditiadakan dulu selama pandemi corona. "Dengan adanya corona, otomatis adegan-adegan itu gak dilakukan dulu tapi buat cerita yang menarik dan mengikat penonton," katanya saat menjadi bintang tamu di program Ini Budi yang diadakan Tempo.co pada Sabtu, 28 Juni 2020. 

Dian menjelaskan, selama masa pandemi, dibutuhkan kreativitas lain untuk menyesuaikan physical distancing seperti yang dianjurkan. Adegan ciuman atau adegan fisik lainnya dalam film action, yang berpotensi menularkan virus, seharusnya tidak ada. "Bisa disiasati dengan seberapa jago kita membuat cerita, akting pemainnya yang meyakinkan dan tetap memikat meski bagian itu enggak ada," ujarnya. 

Dian Sastrowardoyo dan Lukman Sardi Bicara Masa Depan Film | Ini Budi

Menurut dia, pembuat film bisa meniru cara Korea Selatan yang bisa menampilkan adegan ciuman tanpa benar-benar melakukannya. "Mereka bisa jago banget membuat adegan itu dengan pengambilan angle yang memungkinkan seolah-olah memang riil tapi ternyata enggak ada persentuhan bibir." 

Budi Setyarso, Pemimpin Redaksi Koran Tempo yang memandu acara itu menanyakan adegan mesra yang dilakukan Dian seperti di film Ada Apa Dengan Cinta? 2 itu. Menurut Dian, adegan ciuman yang dilakukannya di masa normal pun dibuat dengan merancang  teknis adegannya secara cermat. 

"Mas Riri Reza dan Nicholas Saputra itu kan teknis banget. Dalam keadaan nyata, kami janjian dulu, gue miring di sini, Nico di sana, dan kami sudah akrab banget jadi melakukannya dengan senyaman mungkin," ujar Dian. 

Ia mengibaratkan adegan ciuman itu seperti koreografi. "Seperti sebuah tarian, lamanya pun kita janjian, kita buatnya seperti spontan dan enggak kelihatan lagi ngapalin."

Menurut sutradaradan produser Guru-guru Gokil itu menuturkan saat syuting adengan ciuman di New York, berlangsung saat musim dingin dan ia harus beradaptasi dengan suhu udara hingga membuatnya flu, "Kita diskusikan gimana nih, udah mulai flu. Aku pakai antibakteri biar engggak ada pertukaran kuman. Jaga kesehatan masing-masing biar enggak menularkan orang lain."


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT