Anang Hermansyah: Glenn Fredly Pejuang Industri Musik Indonesia
TEMPO.CO | 09/04/2020 07:05
Musikus Glenn Fredly dikabarkan meninggal pada Rabu sore, 8 April 2020. Kabar ini dikonfirmasi oleh akun Twitter Billboard Indonesia. Instagram/@Glennfredly309-@Crist.tarigan
Musikus Glenn Fredly dikabarkan meninggal pada Rabu sore, 8 April 2020. Kabar ini dikonfirmasi oleh akun Twitter Billboard Indonesia. Instagram/@Glennfredly309-@Crist.tarigan

TEMPO.CO, Jakarta - Glenn Fredly adalah musisi yang selalu memperjuangkan kemajuan musik tanah air. Kabar meninggalnya Glenn pada Rabu, 8 April 2020 memuat industri musik Indonesia amat berduka dan kehilangan. 

"Hingga akhir hayatnya, Glenn selalu memikirkan dan memperjuangkan kemajuan musik tanah air. Kita kehilangan pejuang industri musik Indonesia," kata musisi dan pegiat ekonomi kreatif. Anang Hermansyah dalam siaran pers yang diterima Tempo pada Rabu, 8 April 2020. 

Glenn, musisi yang selalu peduli dengan aksi sosial dan lingkungan hidup itu, meninggal pada pukul 18.47 di RS Setia Mitra Cilandak, Jakarta Selatan karena meningitis. Ia kembali ke pemilik kehidupan tepat 40 hari putrinya, Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo, lahir ke dunia pada 28 Februari 2020. Empat hari sebelum meninggal, Glenn sempat mengucapkan selamat ulang tahun kepada Mutia Ayu, istrinya, pada Kamis, 4 April 2020.

Glenn Fredly mendampingi istrinya saat melahirkan putri mereka pada Februari 2020. Anak perempuan bernama Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo ini ditinggal ayahnya saat baru berusia 40 hari. Instagram/@Mutia_ayuu

Anang mengenang interaksi dirinya dengan Glenn Fredly intensif saat dirinya masih menjadi anggota DPR periode 2014-2019. Menurut dia, Glenn merupakan musisi aktivis yang memperjuangkan musik melalui saluran resmi seperti DPR.

"Beberapa kali kesempatan kami diskusi serius di Parlemen mengenai masa depan musik di tanah air. Saya bersaksi, Glenn sosok yang benar-benar memikirkan dan memperjuangkan musik di Indonesia," kata ayah empat anak itu. Saat itu, posisi Glenn menolak RUU Permusikan yang diusulkan Anang lantaran dianggap mengekang kreativitas dan idealisme insan musik Indonesia. 

Anang, yang kini menjadi penasehat Federasi Serikat Musik Indonesia (FESMI) ini menambahkan pihaknya berkomitmen akan meneruskan perjuangan dan kebaikan Glenn di industri musik Indonesia. "Perjuangan dan kebaikan Glenn di industri musik Indonesia menjadi catatan amal kebaikan yang tak lekang oleh waktu. Karya-karya Glen menjadi jejak yang abadi dalam tinta musik Indonesia," suami Ashanty itu.

Menurut Anang Hermansyah, spirit dan komitmen Glen dalam perjuangan di industri musik Indonesia agar terus dikobarkan oleh musisi lainnya. Cita-cita Glenn terhadap musik di Indonesia menjadi pekerjaan rumah para musisi lainnya. "Spirit Glenn di industri musik Indonesia harus diteruskan oleh kita semua. Selamat jalan Glenn." 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT