Wabah Corona, Yusuf Mansur Gelar Zikir Bersama Ratusan Santri
TEMPO.CO | 15/03/2020 10:34
Yusuf Mansur menggelar zikir bersama ratusan santri untuk mendoakan Indonesia yang tertular virus Corona, Sabtu, 14 Maret 2020. Foto: Instagram
Yusuf Mansur menggelar zikir bersama ratusan santri untuk mendoakan Indonesia yang tertular virus Corona, Sabtu, 14 Maret 2020. Foto: Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Wabah corona sudah semakin memakan banyak korban di seluruh dunia. Namun Yusuf Mansur justru menggelar zikir bersama ratusan santrinya di Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an, Kota Tangerang, Banten, Sabtu, 14 Maret 2020. Yusuf Mansur sebagai pendiri pesantren juga sempat mengabadikan momen tersebut di akun media sosialnya.

"Isya ini mau sekalian jadi zikir dan doa juga buat Corona dll. Bismillaah. Nyambung maghrib tadi. Mangga. Diikutin. Bismillaah," tulis Yusuf Mansur di Instagramnya pada Sabtu, 14 Maret 2020. 

Di video yang dia unggah dalam dua kali unggahan itu, terdengar suaranya memimpin zikir. Semua santrinya taat mengikuti. 

Yusuf Mansur bersama pimpinan pesantren lainnya juga mengadakan rapat untuk membahas tindakan terbaik untuk seluruh santri dan pengurus yang harus diambil perihal virus corona. Hasil dari rapat tersebut adalah memberhentikan seluruh kegiatan belajar mengajar mulai besok hingga dua pekan ke depan.

"Bismillahirrahmannirrohim, mencermati penyebaran virus corona, kami pimpinan Daarul Qur'an mengambil langkah dengan menghentikan aktivitas belajar mengajar di seluruh unit pendidikan Daarul Qur'an dari mulai pusat hingga cabang terhitung mulai 16 Maret 2020 - 29 Maret 2020," tulis Yusuf Mansur di Instagramnya pada Minggu, 15 Maret 2020.

Momen saat santri pulang ke rumah mereka pun diabadikan oleh Yusuf.  Terlihat orang tua santri datang ke pesantren untuk menjemput anak-anak mereka. "Ini akan jadi sejarah indah... Bismillah...," tulisnya. 

Yusuf mengakui, Daarul Qur'an merupakan pesantren terbuka. "Susah steril dari orang luar. Apalagi macam di Pusat (di Kota Tangerang), ada 400 SDM dengan keluarganya yang pastinya hilir mudik keluar dan masuk pesantren," tulisnya. 

Hingga saat ini tercatat sudah 96 orang di Indonesia yang dinyatakan positif corona. Kemarin, Sabtu, 14 Maret 2020 Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, juga telah mengatakan total 5 orang meninggal dunia dan 8 orang dinyatakan sembuh.

Yang terbaru, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terjangkit virus corona (covid-19). Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Budi Karya saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

MARVELA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT