Penonton Malaysia Tak Ingin Lewatkan DJ Martin Garrix di DWP 2019
TEMPO.CO | 13/12/2019 21:47
Penonton dari Malaysia turut menghadiri perhelatan musik Djakarta Warehouse Project atau DWP 2019 yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat,13 Desember 2019. TEMPO/Bernadus Guntur
Penonton dari Malaysia turut menghadiri perhelatan musik Djakarta Warehouse Project atau DWP 2019 yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat,13 Desember 2019. TEMPO/Bernadus Guntur

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah penonton asing menghadiri perhelatan musik DWP 2019 atau Djakarta Warehouse Project yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat 13 Desember 2019. Pada hari pertama DWP ini, terlihat beberapa penonton mancanegara membawa bendera negara asalnya, yakni Malaysia, Thailand, Vietnam, dan lainnya. 

Penonton asal Malaysia yang dijumpai Tempo mengungkapkan bahwa mereka terbang khusus ke Indonesia untuk menyaksikan penampilan DJ Martin Garrix pada malam nanti. "Kami sudah datang event ini dua kali, tapi tahun ini kita tak boleh terlewatkan Martin Garrix," ujar penonton Malaysia yang menolak disebutkan identitasnya kepada Tempo.

Pada festival musik DWP hari pertama, berdasarkan rundown yang diterima Tempo, Martin Garrix akan tampil pukul 02.30 WIB. DJ muda asal Belanda ini akan memanaskan panggung Garuda Land bersama sederet DJ ternama lainnya seperti Blasterjaxx, Yellow Claw, dan Zedd.

Di panggung Cosmic Station, penonton akan disuguhi penampilan dari DJ Marx Sigma, Dash Berlin, dan Coone. Sedangkan di panggung Barong Family akan ada penampilan dari DJ Reyrey, Get Looze, Moksi, Wiwek, dan Ghastly.

Perhelatan DWP 2019 ini berlangsung tiga hari hingga Minggu, 15 Desember 2019. Penyelenggaraan cara bergenre electronic dance music atau EDM itu ditolak sejumlah organisasi kemasyarakatan atau ormas Islam. 

Mereka menolak perhelatan DWP 2019 lantaran dinilai sebagai perbuatan dosa alias maksiat. Massa menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut izin pelaksanaan DWP di JIExpo. Bahkan, DWP dianggap sebagai wadah bagi pengunjung untuk mengonsumsi minuman beralkohol, narkoba, dan seks bebas.

BERNADUS GUNTUR


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT