Keluarga Cendana Mantu, Pengantin Wanita Nangis Kejer Saat Akad
TEMPO.CO | 20/10/2019 10:29
Cicit Presiden RI Kedua, Soeharto, Haryo Putra Wibowo menikah dengan Della Putri Anjani Atkins di Jakarta, Sabtu 19 Oktober 2019. Foto: Istimewa
Cicit Presiden RI Kedua, Soeharto, Haryo Putra Wibowo menikah dengan Della Putri Anjani Atkins di Jakarta, Sabtu 19 Oktober 2019. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Keluarga Cendana punya anggota keluarga baru. Namanya Della Putri Anjani Atkins. Perempuan blasteran Jawa - Amerika ini dipersunting oleh Haryo Putra Wibowo, cicit Presiden RI kedua Soeharto.

Haryo Putra Wibowo atau biasa disapa Putra adalah anak kedua dari Ari Sigit, putra dari Sigit Hardjojudanto dan Maya Firanti Noor. Akad nikah dan resepsi pernikahan Haryo Putra Wibowo dengan Della Putri Anjani Atkins berlangsung di Hotel Crown Plaza, Jakarta, pada Sabtu 19 Oktober 2019.

Seusai resepsi, Putra dan Della menceritakan sekelumit kisah cinta mereka. Putra mengatakan Della adalah cinta pertama dan terakhirnya. "Saya sudah mengenalnya sejak berusia 13 tahun," kata Putra pada Sabtu malam, 19 Oktober 2019. Saat itu, mereka sama-sama bersekolah di SD PSKD Mandiri.

Setelah lulus sekolah dasar, Della harus mengikuti orang tuanya ke Amerika. Sementara Putra tetap di Indonesia kemudian kuliah di Australia. Putra dan Della menjalani hubungan jarak jauh alias LDR selama 7 tahun. "Saya mengenalnya sejak 2012 dan sekarang menikah," ucap Putra seraya meminta doa agar pernikahannya langgeng dan dikaruniai keturunan.

Foto keluarga Cendana saat resepsi pernikahan anak Ari Sigit, Haryo Putra Wibowo dengan Della Putri Anjani Atkins di Jakarta, Sabtu 19 Oktober 2019. Foto: Istimewa

Della mengatakan bahagia karena hubungan kasihnya dengan Putra juga menjadi yang pertama dan terakhir. Saking terharu bercampur senang, dia sampai menangis saat akad nikah berlangsung. "Saya bahagia karena hubungan ini sudah terjalin dari kecil," kata Della yang mengenakan busana pengantin adat Jawa. "Makanya pas akad nikah tadi saya menangis, kejer."

Pernikahan cicit Soeharto ini dihadiri keluarga besar dan sejumlah tokoh politik. Ada mantan Wakil Presiden, Tri Sutrisno; Ketua Partai Gerindra, Prabowo Subianto; serta sederet karangan bunga dari pejabat pemerintah.

Karangan bunga ucapan selamat dari sejumlah pejabat negara untuk cicit Presiden RI kedua, Soeharto, Haryo Putra Wibowo dengan Della Putri Anjani Atkins di Jakarta, Sabtu 19 Oktober 2019. TEMPO | Rini K

Saat ini Putra menjadi pimpinan di Hatra Group, perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, properti, perkebunan, peternakan, minyak dan gas, pertambangan, senjata, hiburan, penerbangan, sampai bisnis digital. Setelah lulus dari APM University, College of Business and Communication, Brisbane, Australia, dia mengawali karier sebagai manager di Humpuss pada 2013.

Humpuss merupakan salah satu dari perusahan milik keluarga Cendana. Disebut keluarga Cendana karena Soeharto tinggal di Jalan Cendana Nomor 8, Menteng, Jakarta Pusat. Soeharto menjadi presiden selama 32 tahun dan mundur dari jabatannya pada 21 Mei 1998.

Terjadi krisis ekonomi dan kerusuhan di sejumlah kota besar pada akhir periode kepemimpinan Soeharto. Mahasiswa menduduki gedung MPR/DPR dan menuntut reformasi. Salah satu poinnya adalah menelisik harta kekayaan Soeharto beserta keluarga dan kroninya.

Cicit Presiden RI Kedua, Soeharto, Haryo Putra Wibowo menikah dengan Della Putri Anjani Atkins di Jakarta, Sabtu 19 Oktober 2019. Foto: Istimewa

Hingga pada 2 Desember 1998, Presiden BJ Habibie mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 30 Tahun 1998 tentang Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Dalam instruksi tersebut, Presiden BJ Habibie memerintahkan jaksa agung segera mengambil tindakan hukum memeriksa mantan Presiden Soeharto yang diduga telah melakukan praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan tetap berpegang pada prinsip praduga tak bersalah dan menghormati hak asasi manusia.

Tim Kejaksaan Agung kemudian menemukan indikasi penyimpangan penggunaan dana yayasan-yayasan yang dikelola Soeharto. Dari dana tujuh yayasan yang ditelisik, baru satu yayasan, yakni Yayasan Supersemar yang proses hukumnya berjalan melalui jalur perdata.

Saat ditanya perihal keluarga Cendana yang terus menjadi sorotan publik dan status 'pangeran Cendana' yang disematkan kepadanya, Haryo Putra Wibowo berkomentar singkat. "Pangeran apa? semua sama," katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT