3 Nestapa Hendar, Sopir Ojek Online yang Dibantu Awkarin
TEMPO.CO | 14/10/2019 21:54
Selebgram Awkarin bersama Hendar dan kedua anaknya Sisil dan Stephen di Cijantung, Jakarta Timur, Senin 14 Oktober 2019. Hendar adalah pengemudi ojek online yang kehilangan sepeda motornya beberapa hari lalu. Foto: Twitter Awkarin
Selebgram Awkarin bersama Hendar dan kedua anaknya Sisil dan Stephen di Cijantung, Jakarta Timur, Senin 14 Oktober 2019. Hendar adalah pengemudi ojek online yang kehilangan sepeda motornya beberapa hari lalu. Foto: Twitter Awkarin

TEMPO.CO, Jakarta - Selebgram Awkarin menjadi perbincangan publik karena berbagai aksi sosialnya. Yang terbaru, perempuan 21 tahun ini memberikan bantuan kepada Hendar, seorang sopir ojek online yang kehilangan sepeda motornya.

Awkarin bertemu dengan Hendar dan dua anaknya di Cijantung, Jakarta Timur, pada Senin 14 Oktober 2019. Hendar kemudian mengenalkan Awkarin kepada dua anaknya, yakni Sisil, 22 tahun dan Stephen, 7 tahun.

Pria bernama lengkap Agustinus Hendar Wilantoro, 53 tahun ini, memiliki sekelumit kisah hidup yang pahit. Dia harus membesarkan dua anaknya seorang diri. Istrinya kabur dan meninggalkan banyak utang.

Menjadi sopir ojek online juga memiliki tantangan tersendiri karena dia pernah mendapatkan pesanan fiktif hingga merugi ratusan ribu rupiah. Terakhir ketika dia kehilangan sepeda motornya, satu-satunya sarana mencari nafkah yang dia punya.

Berikut sekelumit kisah hidup Hendar yang mendapatkan bantuan dari Komunitas Sosial Indonesia, selebgram Awkarin, dan warganet melalui aplikasi kitabisa.

1. Ditinggal istri
Sebelum pindah sekitar satu tahun lalu ke Cijantung, Jakarta Timur, Hendar diketahui tinggal di Jalan Teratai, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis, Depok. Seorang tetangganya di Jalan Teratai, Dwi, 50 tahun, mengatakan mengenal Hendar sebelum dia bekerja sebagai pengemudi ojek online.

"Awalnya dia bekerja sebagai tukang ojek pangkalan, di sini. Kemudian beralih jadi ojek online karena ojek pangkalan tidak laku," kata Dwi yang berjualan mi ayam di Jalan Teratai. Dia menceritakan, saat itu Hendar tinggal bersama istri dan anak-anaknya.

Dwi mengenal Hendar sebagai pria yang tangguh. Istri Hendar, menurut dia, meninggalkan suami dan anak-anak beserta utang sampai puluhan juta rupiah. "Dia ditinggalkan oleh istri dan merawat anak-anaknya seorang diri, sekaligus utang-utang istrinya," ucap Dwi.

2. Pesanan palsu
Pada Selasa, 8 Oktober 2019, Hendar mendapat pesanan untuk membeli makanan. Setelah makanan dibeli, ternyata pesanan itu fiktif dan membuat Hendar merugi Rp 663 ribu. Peristiwa ini menjadi perhatian warganet dan mereka berusaha membantu melalui aplikasi kitabisa.

Netizan mengadakan penggalangan dana melalui akun Muhamad Habibillah. Saat ini dana yang terkumpul sudah melebihi target, yaitu sebesar Rp 42 juta dari Rp 35 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk modal usaha Hendar.

3. Kehilangan sepeda motor
Hendar kehilangan sepeda motornya saat sedang membelikan pesanan makanan di Apartemen Kalibata City, Jumat siang, 11 Oktober 2019. Setelah kembali ke tempat dia memarkirkan sepeda motor, Hendar baru sadar kalau kendaraannya itu hilang setelah ditinggal sekitar 45 menit.

Hanya tersisa STNK yang dia simpan di dompetnya. Dari unggahan video sesaat setelah Hendar menyadari sepeda motornya hilang, penduduk sekitar menyatakan di daerah tersebut memang sering terjadi pencurian sepeda motor.

Awkarin mengetahui cerita itu dan berniat menolong dengan membelikan sepeda motor baru. Namun hal itu urung dilakukan karena Hendar sudah mendapat bantuan sepeda motor dari Komunitas Sosial Indonesia.

ADE RIDWAN YANDWIPUTRA | MARVELA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT