Konser Lany di Hari Pertama Batal, Penonton Kecewa
TEMPO.CO | 14/08/2019 10:45
Band LANY. Instagram/@thisislany
Band LANY. Instagram/@thisislany

TEMPO.CO, Jakarta - Konser band indie asal Amerika Serikat, Lany batal diselenggarakan di hari pertama penampilannya. Pembatalan tersebut dilakukan ketika para penonton sudah berkumpul di Tennis Indoor Senayan, Selasa, 13 Agustus 2019. Semalam, batalnya konser ini sempat menjadi trending di Twitter dan media sosial lainnya.

Batalnya konser tersebut, dikarenakan adanya kendala teknis yang dapat membahayakan penonton, juga para personel Lany. "Karena adanya permasalahan teknis, kami akan menunda konser, untuk sementara mohon menunggu informasi selanjutnya," tulis promotor Vizion Vibe dalam unggahannya di Instagram, Selasa malam, 13 Agustus 2019.

Kemarahan para penonton tak terbendung. Berdasarkan video yang beredar di Twitter, selain berteriak dan marah kepada promotor, salah satu penoton juga ada yang melempar botol. Kemarahan pun diluapkan di kolom komentar akun media sosial Vizion Vibe.

Salah satu penonton dengan akun @csutisna mengeluhkan sikap panitia yang menurutnya tidak profesional. "Sekarang open gate terlambat, bilang ada masalah teknis, masalah kan panitia sudah tahu seberapa gedenya. Jadi bisa diperkirakan dong berapa lama perbaikannya,1 jam 2 jam 5 hari? Jadi kami enggak panas-panasan nunggu.. last but not least kalo belom siap jadi promotor pelase jangan bikin konser international," tulis dia.

Kekesalan lainnya, ketika penonton dengan akun @putrishafiraaa mengatakan jika panitia konser tersebut tidak bekerja dengan maksimal. "Panitianya saja ngerokok doang." tulis dia.

Menerima segala kemarahan dari para calon penonton koser Lany, pihak promotor memindahkan jadwal konser pertama di hari kedua. Di mana pada Rabu, 14 Agustus 2019, Lany akan melangsungkan konser sebanyak dua sesi. "Untuk seluruh pemegang tiket hari ini, gerbang akan dibuka pukul 17.00 untuk pertunjukan pertama, dan untuk seluruh pemegang tiket, gerbang akan dibuka pukul 21.00," tulis promotor.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT