Gina S. Noer Curhat Jadi Sutradara Lebih Stress Ketimbang Nikah
TEMPO.CO | 30/06/2019 09:45
Poster film Dua Garis Biru. instagram.com/duagarisbirufilm
Poster film Dua Garis Biru. instagram.com/duagarisbirufilm

TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara film Dua Garis Biru, Gina S. Noer mengatakan menjadi sutradara ternyata lebih stress ketimbang saat dia mempersiapkan pernikahannya sendiri. Untuk diketahui, film Dua Garis Biru adalah debut pertama Gina S. Noer sebagai sutradara.

Kisah film Dua Garis Biru memang agak 'berat'. Di sini, Gina S. Noer mengisahkan seorang perempuan yang hamil di luar nikah. "Kejadian seperti ini bisa dialami siapa saja. Siapa sih yang enggak punya teman, saudara, atau tetangga yang hamil di luar nikah" ujar Gina saat pemutaran perdana film Dua Garis Biru, 27 Juli 2019. "Mudah-mudahan setelah menonton filmnya, yang muncul adalah diskusi bukan kontroversi."

Film Dua Garis Biru memakan proses syuting selama 22 hari. Kendati film ini adalah karya pertama Gina S. Noer sebagai sutradara, cerita film tersebut sudah dibuat sejak 2010.

Produser film Dua Garis Biru, Chand Parwez mengatakan penantian Gina selama sembilan tahun tak sia-sia. Film yang mengangkat isu penting dan isinya begitu menyentuh perasaan penonton, menurut Chand Parwez, memang membutuhkan persiapan yang matang.

Film yang bercerita mengenai kehamilan remaja ini merupakan hasil dari keresahan Gina S. Noer sebagai penulis terhadap kondisi sosial masyarakat sekarang.

Melalui film ini, Gina sebagai penulis sekaligus sutradara berharap film tersebut bisa menjadi pemantik agar isu pendidikan seks untuk remaja lebih diperhatikan. "Bukan hanya untuk penonton remaja, namun juga orang tua," katanya.

AULIA ZITA LOPULALAN


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT