Film Bebas Ajak Penonton Bernostalgia dalam Latar dan Lagu
TEMPO.CO | 11/05/2019 12:50
Para pemain film Bebas saat konferensi pers di Jakarta, Jumat 10 Mei 2019. TEMPO | Chitra Paramaesti
Para pemain film Bebas saat konferensi pers di Jakarta, Jumat 10 Mei 2019. TEMPO | Chitra Paramaesti

TEMPO.CO, JakartaFilm Bebas yang mengadaptasi film Sunny dari Korea Selatan akan tayang pada Oktober 2019. Produser film Bebas, Mira Lesmana mengatakan film tersebut akan mengajak penonton bernostalgia ke era 1990-an dalam unsur latar dan lagu.

Baca: Muatan Lokal Jadi Pembeda Film Bebas dengan Film Sunny dari Korea

Sutradara film Bebas, Riri Riza mengatakan telah membuat visualisasi yang berbeda antara film Sunny dengan film Bebas dengan cara mengangkat muatan lokal sehingga dekat dengan penonton. "Film ini mengambil latar Jakarta hari ini dan Jakarta di tahun 1990-an. Penting sekali menggambarkan Jakarta masa lalu dan kini," kata Riri Riza di Jakarta, Jumat 10 Mei 2019.

Salah satu perbedaan Jakarta di era 1990-an dengan sekarang adalah keberadaan moda transportasi Mass Rapid Transit. Bebas adalah film pertama yang mengambil gambar di stasiun dan gerbong MRT. Di sini, Riri Riza memvisualisasikan kota Jakarta yang berubah semakin modern.

Selain latar, Riri Riza dan Mira Lesmana memilih lagu yang hits pada 1996 sebagai original soundtrack Fim Bebas. Lagu tersebut di antaranya 'Bebas' dari Iwa K dan 'Kebebasan' yang dipopulerkan oleh Singiku. "Lagu Bebas dan lagu Kebebasan diharapkan dapat menambah nuansa nostalgia dalam film ini," kata Mira Lesmana. Total ada 9 lagu nostalgia, termasuk lagu Bebas dan Kebebasan di film Bebas.

Artis sekaligus penyanyi Widi Mulia saat mengenalkan dirinya berperan sebagai Gina (dewasa) saat pengenalan karakter dan poster teaser film Bebas di Goodrich Jakarta 10 Mei 2019. Film Bebas garapan Riri Riza tersebut mengkisahkan persahabatan enam orang remaja Jakarta yang terpisahkan selama 23 tahun dengan setting kota Jakarta tahun 1995 dan Jakarta 2019. TEMPO/Nurdiansah

Mira Lesmana menjelaskan film Sunny sudah diadaptasi oleh beberapa negara, seperti Jepang dan Vietnam. Pembuatan film tersebut berawal ketika Mira Lesmana dan Riri Riza mendapat tawaran dari CJ Entertaiment, rumah produksi film Sunny dari Korea Selatan, untuk menggarapnya dengan versi Indonesia. Mira Lesmana dan Riri Riza tertarik mengadaptasi film tersebut karena bisa mengangkat muatan lokal.

Film Sunny termasuk film Box Office Hit Korea pada 2011 dan disaksikan lebih dari 7 juta penonton. "Proses adaptasi dan mentransformasi karakter khas Korea menjadi karakter khas kota Jakarta sungguh mengasikkan," kata Mira Lesmana yang juga menulis skenario film Bebas bersama Gina S Noer. Secara garis besar, film Bebas mengisahkan persahabatan 6 remaja Jakarta di tahun 1995/1996 yang terpisahkan selama 23 tahun.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT