Hujan Deras dan Petir, Konser Ed Sheeran di Hong Kong Batal
TEMPO.CO | 22/04/2019 07:36
Ed Sheeran tampil di atas panggung penyelenggeraan V Festival 2014 di Hylands Park, Essex, Inggris, Ahad 17 Agustus 2014. Shirlaine Forrest/WireImage
Ed Sheeran tampil di atas panggung penyelenggeraan V Festival 2014 di Hylands Park, Essex, Inggris, Ahad 17 Agustus 2014. Shirlaine Forrest/WireImage

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Perfect Ed Sheeran meminta maaf atas konser turnya untuk para penggemar di Hong Kong yang terpaksa dibatalkan pada Kamis, 18 April lalu.

Banyak penggemar menuliskan kemarahan mereka setelah pertunjukan, yang dinantikan berjam-jam di tengah hujan lantas dibatalkan karena badai petir.

"Aku sangat menyesal telah membuang-buang waktumu," ungkap Sheeran lewat akun Twitter Ed Sheeran Updates (Fanpage) @EdSheeran_EU.

"Aku sangat menyesal bahwa orang-orang di luar dan menunggu di tengah hujan sehingga menjadi basah dan (saya) tidak muncul."

Baca: Ed Sheeran Gandeng Band dari Jepang untuk Konser di Jakarta

Dia lalu lanjut menambahkan bahwa pembatalan "tidak ada hubungannya dengan saya".

Ed Sheeran mengklarifikasi krunya telah menyiapkan segalanya untuk konser tetapi mereka disuruh menunda waktu mulai karena cuaca. Akhirnya, pertunjukan dibatalkan.

Dibatalkannya acara membuat banyak penggemar mengungkapkan kekesalannya atas peristiwa tersebut.

"Berdiri di bawah hujan lebat selama tiga jam lebih. Kami datang dari Zhuhai, Cina dan saya mendengar beberapa penggemar bahkan datang dari Beijing," tulis seorang penggemar.

Penggemar lainnya menulis, "Saya tidak percaya tidak ada kemungkinan (rencana untuk) mengadakan konser luar ruangan dalam sebulan yang terkenal akan hujan. Jika kilat adalah masalah, mengapa penonton boleh berdiri berjam-jam di tengah hujan dan petir?"

"Dan jika badai itu diperkirakan, mengapa tidak membatalkan (pertunjukan) sebelum semua orang pergi ke venue?"

Panitia menjanjikan akan mengembalikan uang penjualan tiket konser Ed Sheeran yang sudah kadung habis dibeli para penggemarnya tersebut.

STRAITS TIMES


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT