YPI Tanggapi Dugaan Finalis Putri Indonesia Terlibat Prostitusi
TEMPO.CO | 12/01/2019 15:00
Tersangka muncikari dari prostitusi daring artis dikawal dalam ungkap kasus di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kamis, 10 Januari 2019. Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus prostitusi online usai tertan
Tersangka muncikari dari prostitusi daring artis dikawal dalam ungkap kasus di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kamis, 10 Januari 2019. Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus prostitusi online usai tertangkapnya Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqila. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta -Polda Jawa Timur merilis enam nama artis yang diduga masuk dalam jaringan prostitusi dengan tersangka mucikari ES dan TN. Dua di antaranya adalah finalis ajang Putri Indonesia, yakni Maulia Lestari dan Fatya Ginanjarsari.

Manajemen Yayasan Putri Indonesia (YPI) membenarkan kedua nama tersebut memang sempat menjadi finalis Putri Indonesia. Namun kini mereka tidak lagi bernaung di YPI karena sudah dipecat. Fatya Ginanjarsari dipecat karena melanggar pasal dalam morandum of understanding (MOU), sementara Maulia Lestari sudah habis masa kontraknya.

“Fatya bukan finalis Puteri Indonesia karena sudah kami pecat tahun 2018 awal karena melanggar pasal pasal dalam kontrak dengan YPI. (Maulia Lestari juga) Sama Mas, dia sudah lepas kontrak dengan YPI,” kata Mega Angkasa selaku Senior Communication Yayasan Putri Indonesia melalui pesan singkat, Jumat, 11 Januari 2019.

Baca:Polisi: Artis AC, TP, GS, ML, RF Terkait Prostitusi Online

Karena bukan lagi menjadi bagian dari manajemen Putri Indonesia, Mega Angkasa menegaskan apapun yang mereka lakukan bukan lagi menjadi tanggung jawab YPI. Termasuk andai saja Maulia Lestari dan Fatya Ginanjarsari benar terlibat jaringan prostitusi online. “Jadi semua tindak tanduknya bukan lagi tanggung jawab YPI,” ucap Mega Angkasa.

TABLOIDBINTANG.COM


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT